Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak yang Mudah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budidaya udang vaname atau udang kaki putih merupakan salah satu komoditas utama akuakultur Indonesia. Budidaya udang vaname menjadikan Indonesia sebagai salah satu eksportir udang terbesar di dunia.
Budidaya udang vaname berperan besar dalam peningkatan produksi udang di Indonesia. Sudah tertarik mencoba budidaya udang vaname? Berikut adalah caranya.
Budidaya Udang Vaname
Dirangkum dari buku Kunci Sukses Budidaya Udang Vaname karya Andi Kurniawan, dkk., berikut adalah cara budidaya udang vaname yang bisa ditiru:
1. Persiapan Tambak
Tahap ini dilakukan dengan mengeringkan, membajak, juga mengembalikan pH tanah tambak ke tingkat keasaman 7,5 hingga 8,5. Tujuannya, yaitu mempercepat oksidasi untuk membuang gas beracun dan membunuh bibit hama penyakit di dasar tambak.
2. Penyebaran Mikroorganisme
Siapkan mikroorganisme yang menghasilkan pakan alami bagi udang. Selain itu, juga dapat membantu menyerap amonia, memberantas bakteri merugikan, menghasilkan oksigen, dan menstabilkan suhu air.
3. Kualitas Air
Air yang digunakan harus air laut murni atau air dengan tingkat keasinan di atas 15 ppt. Batas kedalaman air adalah 100 cm dan harus diganti setiap 60 hari sekali.
Pengamatan rutin juga harus dilakukan mengacu pada SNI yang bertujuan untuk mengetahui parameter suhu, DO, salinitas, pH, kecerahan, dan warna air.
4. Pemilihan dan Penebaran Bibit
Pastikan memilih bibit berkualitas dengan ciri sehat, bersertifikat, mampu beradaptasi dengan suhu tambak, dan berukuran minimal 0,8 cm. Bibit disebar sebanyak 50-100 ekor/m2 untuk menghindari kanibalisme.
5. Pemberian Pakan
Pakan dibedakan menjadi 3 jenis pada udang vaname, yakni pakan tepung untuk udang berusia di bawah 15 hari, pakan granula atau crumble untuk udang berusia 16-45 hari, dan pelet untuk udang berusia 46-120 hari.
6. Perawatan dan Obat-Obatan
Udang perlu diberikan kultur probiotik dan multivitamin guna menjaga kesehatannya. Tambak juga harus diberi disinfektan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
7. Panen
Air tambak diberi kapur untuk mencegah molting atau pergantian kulit saat panen. Panen bisa dilakukan jika udang sudah berbobot 16-20 gram/ekor atau berumur 3-4 bulan. Panen dapat dilakukan secara keseluruhan atau sebagian dengan menggunakan jala.
Itulah cara budidaya udang vaname di tambak yang mudah untuk dilakukan. (SP)
