Konten dari Pengguna

Mengenal Tanaman Bambu Air dan Cara Merawatnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tanaman bambu air. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanaman bambu air. Sumber foto: Unsplash

Tanaman bambu air adalah tumbuhan hias populer yang memiliki karakteristik unik, yaitu berbentuk bulat, memanjang seperti bambu, dapat tumbuh sampai 3 meter, hingga berwarna hijau cerah.

Selain keunikannya ini, tanaman bambu air juga menawarkan berbagai manfaat untuk hunian. Di mana ia bisa menyerap racun di udara sehingga membuat ruangan terasa sejuk dan nyaman.

Karena sejumlah kelebihannya inilah, bambu air menjadi tanaman populer yang sering dipelihara oleh masyarakat. Bagi yang tertarik memilikinya, simak cara merawatnya agar tumbuh subur di bawah ini.

Karakteristik Tanaman Bambu Air dan Cara Merawatnya

Ilustrasi tanaman bambu air. Sumber foto: Unsplash

Dikutip dari buku Ensiklopedia Adaptasi Di Alam Raya karya Ajeng Wind, bambu air merupakan tanaman berbentuk bambu, tetapi lebih kecil dan bisa ditanam di dalam pot. Di alam liar, mereka biasa hidup di bagian pinggir perairan, seperti rawa, danau, atau kolam.

Keindahan tanaman bambu air sendiri terletak pada bentuk batangnya yang tinggi, ramping, dan berwarna hijau cerah. Oleh karena itu, tanaman ini bisa memberikan kesan segar jika dipelihara di hunian.

Karena memiliki ukuran kecil dan bisa dibentuk, bambu air membutuhkan perawatan yang cukup detail dan konsisten. Berikut penjelasannya.

1. Hindari dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Salah satu aspek penting dalam merawat tanaman bambu air adalah menghindarkannya dari paparan sinar matahari langsung. Meskipun tanaman ini membutuhkan cahaya untuk fotosintesis, tetap saja terlalu banyak sinar matahari dapat membuat daun kering dan rusak.

Sebaiknya, taruh bambu air di tempat yang mendapatkan sinar matahari tidak langsung atau area teduh.

2. Ganti Air Secara Berkala

Tanaman bambu air biasanya tumbuh di lingkungan lembap dan berair. Oleh karena itu, penting untuk mengganti air secara berkala jika penanamannya dilakukan di dalam pot atau wadah berisi air.

3. Rutin Memberi Pupuk

Pemberian pupuk rutin setiap sebulan sekali juga penting untuk mendukung pertumbuhan bambu air. Gunakan pupuk cair yang bisa larut dalam air, agar hasilnya lebih optimal.

4. Lakukan Pemangkasan

Terakhir, untuk menjaga keindahan dan kesehatan bambu air, lakukan pemangkasan rutin pada bagian batang yang telah menguning atau mati. Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran penyakit terjadi lebih parah lagi.

Itulah penjelasan mengenai tanaman bambu air beserta cara tepat untuk merawatnya. (RN)