Penyebab Penyakit Kerdil pada Tanaman Padi yang Harus Diketahui

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman padi memang tidak terlepas dari serangan hama maupun penyakit yang mengganggu pertumbuhan tanaman, seperti penyakit kerdil. Penyebab penyakit kerdil pada tanaman padi adalah rice ragged stunt virus (RRSV) yang membuat tanaman sulit tumbuh subur.
Penyakit ini sering dianggap menyeramkan bagi sebagian besar petani karena belum ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Kebanyakan petani akan melakukan pencegahan agar tanaman tidak sampai terserang penyakit tersebut.
Dikutip dari buku Budidaya 8 Jenis Tanaman Pangan karya Purnomo & Hanny P., berikut penyebab munculnya penyakit kerdil pada tanaman padi.
Penyebab Penyakit Kerdil pada Tanaman Padi
Penyakit kerdil yang menyerang tanaman padi disebabkan oleh rice ragged stunt virus (RRSV) yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Virus patogen ini merupakan anggota suku Reoviridae dan mencakup golongan virus berbahan genetik RNA utas ganda.
Penyakit ini banyak ditularkan oleh wereng coklat yang membuat tanaman padi sulit tumbuh subur dan cenderung kerdil. Jika satu tanaman sudah terserang, maka akan menulari tanaman lainnya dalam waktu cepat.
Keberadaan wereng coklat memang sangat meresahkan petani karena dapat menghisap cairan tumbuhan yang tidak bisa ditularkan secara mekanik. Sayangnya masih banyak petani yang belum menemukan obat terbaik untuk mengatasi penyakit kerdil.
Hanya saja para petani sepakat bahwa cara terbaik mengatasi penyakit tersebut adalah memusnahkan tanaman yang terserang secara selektif. Bahkan bisa juga dengan penggunaan aplikasi terhadap vektor virus di area yang terserang penyakit kerdil.
Selain itu, pada petani juga perlu melakukan pengamatan intensif, terutama pada saat masa tanam hingga menjelang panen. Ketika tanaman sudah terserang penyakit kerdil, maka perlu merobohkan jerami di sawah dalam satu blok menggunakan cara di singkal.
Kemudian proses tidak terhenti sampai situ, melainkan perlu pengaplikasian MOL (dekomposer) di sawah. Perlu juga membuat persemaian di lahan yang jeraminya sudah dirobohkan agar pertumbuhannya tetap optimal.
Jangan lupa untuk memilih varietas yang tahan terhadap berbagai serangan virus dan hama wereng. Apabila diperlukan pasang lampu perangkat agar memudahkan dalam mengamati wereng yang menyerang tanaman.
Penyebab penyakit kerdil pada tanaman padi memang hanya satu, tetapi sangat berbahaya. Jika dibiarkan virus tersebut akan mengganggu pertumbuhan seluruh tanaman padi karena penularannya sangat cepat.(DSI)
