Tips Ternak Mujair yang Mudah dan Menguntungkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tips ternak mujair bisa diawali dari pemilihan bibit ikan betina dan jantan yang berkualitas. Untuk memastikan indukan unggul, dapat dilihat dari fisiknya.
Simak penjelasan selengkapnya tentang tips ternak mujair yang tepat dan mudah melalui ulasan ini.
Tips Ternak Mujair yang Tepat dan Mudah
Seperti dilansir situs p2k.stekom.ac.id, mujair adalah salah satu jenis ikan konsumsi yang digemari oleh banyak orang. Ikan tersebut berukuran sedang dengan panjang total maksimal 40 cm.
Ciri khas mujair terletak pada tubuhnya yang pipih berwarna hitam keabuan, kuning, maupun kecokelatan. Selain air tawar, ikan jenis ini bisa pula hidup di air payau karena mempunyai toleransi relatif besar dengan kadar garam atau salinitas.
Saat ini, ikan mujair banyak dibudidayakan karena permintaan yang terus mengalami kenaikan. Tentu hal ini tidak mengherankan sebab proses ternak mujair memang tak membutuhkan waktu lama serta sifat ikan yang relatif mudah beradaptasi.
Sementara itu, bila dilihat dari sisi pembeli, harga mujair yang cukup terjangkau serta mudah diperoleh menjadi alasan kenapa memilih mujair dibandingkan ikan air tawar lainnya.
Bagi Anda yang berniat untuk melakukan budidaya ikan mujair, ketahui tips ternak mujair di bawah ini supaya lekas panen.
1. Memilih Bibit Ikan Berkualitas
Hal penting yang harus dilakukan adalah memilih bibit ikan berkualitas. Ikan jantan unggul ditandai dengan:
Bagian perut yang tampak berwarna lebih gelap atau kehitaman.
Ujung sirip terang kemerahan.
Mempunyai dua lubang di bagian urogenital.
Sementara itu, tanda ikan betina sehat dan cocok sebagai bibit terlihat dari:
Siripnya yang merah pucat.
Dagu serta perut berwarna putih.
Mempunyai lubang urogenital (anus, lubang urin dan lubang untuk mengeluarkan sel telur).
Usai pemilihan induk, berikutnya peternak bisa melakukan pemijahan.
2. Membuat Kolam
Kolam untuk budidaya ikan mujair bisa dibuat menggunakan terpal. Namun, pastikan memilih jenis terpal berbahan tebal agar lebih awet. Jika kolam terpal sudah selesai dibuat, lakukan pengapuran kolam sekitar 2-3 minggu.
Selanjutnya, barulah masukkan air ke dalam kolam sebanyak ¾ bagian dengan suhu berkisar antara 25-30 derajat Celsius. Disarankan untuk menebar benih sore hari.
3. Pemberian Pakan
Mujair dikenal sebagai ikan yang memerlukan banyak makanan. Namun, tidak disarankan untuk memberi makan pelet pabrikan guna menekan biaya produksi kendati pelet termasuk jenis pakan yang boleh diberikan pada mujair.
Anda bisa menghemat biaya makanan ikan dengan cara memberi mujair pakan alami sisa rumah tangga. Sebagai contoh, kangkung, sawi, wortel, atau sisa sayur lainnya. Sementara, pelet bisa dipakai sebagai pakan tambahan.
4. Pembersihan Kolam
Lakukan pembersihan kolam secara teratur sehingga ikan tetap sehat dan terhindar dari serangan penyakit. Pembersihan ini, termasuk juga penggantian air kolam, setidaknya 2-3 minggu sekali.
5. Pemanenan Mujair
Panen mujair dapat dilakukan ketika ikan telah berusia 4-5 bulan. Sebelum panen, berikan ikan pakan terlebih dahulu agar bobot bertambah, kurangi air kolam perlahan agar mujair tidak stres, barulah dapat mulai dijaring.
Demikian tips ternak mujair yang tepat dan mudah dilakukan. Termasuk salah satu jenis ikan konsumsi favorit, budidaya ikan ini akan membawa keuntungan yang cukup besar. (DN)
