Konten dari Pengguna

Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dengan Negara Lain: Studi Kasus Malaysia

Kumpulan artikel yang membahas seputar konsep hukum, daftar pasal, tindak pidana, serta tanya jawab hukum.
12 Januari 2026 0:19 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dengan Negara Lain: Studi Kasus Malaysia
Simak Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dengan Negara Lain dalam artikel berikut ini
Seputar Hukum
Tulisan dari Seputar Hukum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dengan Negara Lain. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dengan Negara Lain. Sumber: unsplash.com
ADVERTISEMENT
Perbandingan peran eksekutif Indonesia dengan negara lain menjadi topik penting untuk memahami perbedaan sistem pemerintahan di kawasan Asia Tenggara. Melihat praktik di Indonesia dan Malaysia, masyarakat dapat menilai bagaimana eksekutif bekerja serta dampaknya pada tata kelola negara. Artikel ini membahas struktur, mekanisme, dan fungsi eksekutif di kedua negara secara komprehensif.
ADVERTISEMENT

Pengertian dan Fungsi Eksekutif di Indonesia dan Malaysia

Menurut Studi Perbandingan Sistem Pemerintahan di Indonesia dan Malaysia karya Khaerunissa All Husna dkk, Pemerintahan memiliki institusi yang seharusnya menjaga stabilitas negara, salah satunya lembaga eksekutif. Eksekutif adalah lembaga yang menjalankan pemerintahan sehari-hari dan mengelola administrasi negara. Fungsi utama lembaga ini adalah mengatur pelaksanaan undang-undang dan kebijakan publik.

Definisi Eksekutif Menurut Sistem Pemerintahan

Eksekutif merupakan unsur pemerintahan yang berperan menjalankan kekuasaan negara, mulai dari merumuskan hingga melaksanakan kebijakan. Di Indonesia, eksekutif dipimpin presiden, sedangkan di Malaysia dipimpin perdana menteri dan kabinet.

Tugas dan Wewenang Eksekutif di Indonesia

Berdasarkan Pasal 4 Ayat (1) UUD NRI 1945, Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar. Sebagai kepala eksekutif, Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara sebagaimana diatur dalam Pasal 17. Selain itu, Presiden bertanggung jawab menetapkan kebijakan nasional serta berwenang menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya.
ADVERTISEMENT

Tugas dan Wewenang Eksekutif di Malaysia

Di Malaysia, perdana menteri dan kabinet menjalankan fungsi pemerintahan berdasarkan mandat dari parlemen. Kabinet bertugas mengusulkan rancangan undang-undang, mengelola kementerian, dan memastikan pemerintahan berjalan efektif.

Struktur dan Mekanisme Kerja Eksekutif

Struktur eksekutif di kedua negara dibentuk sesuai sistem pemerintahan masing-masing. Penunjukan, pemberhentian, dan hubungan dengan legislatif menjadi kunci penting dalam memahami dinamika tersebut.

Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian Eksekutif di Indonesia

Presiden dan wakil presiden dipilih rakyat melalui pemilihan umum, sehingga legitimasi mereka sangat kuat. Pemberhentian hanya dapat dilakukan melalui proses politik di parlemen.

Mekanisme Pengangkatan dan Pemberhentian Eksekutif di Malaysia

Perdana menteri diangkat oleh raja berdasarkan dukungan mayoritas parlemen. Jika kehilangan dukungan, perdana menteri wajib mengundurkan diri bersama kabinet.

Hubungan Eksekutif dengan Legislatif di Kedua Negara

Di Indonesia, hubungan eksekutif dan legislatif bersifat terpisah namun saling mengawasi. Sementara itu, di Malaysia, eksekutif sangat bergantung pada kepercayaan parlemen.
ADVERTISEMENT

Perbandingan Peran Eksekutif Indonesia dan Malaysia dalam Praktik

Masing-masing negara memiliki pola kewenangan eksekutif yang berbeda, menyesuaikan sistem pemerintahan yang dianut.

Kewenangan Presiden Indonesia vs Perdana Menteri Malaysia

Presiden Indonesia memiliki kewenangan luas dalam menentukan arah kebijakan tanpa harus mendapat persetujuan legislatif secara langsung. Lain halnya dengan perdana menteri Malaysia yang selalu membutuhkan dukungan parlemen.

Sistem Presidensial vs Parlementer: Implikasi pada Peran Eksekutif

Sistem presidensial di Indonesia membuat presiden tidak mudah diberhentikan. Sedangkan sistem parlementer di Malaysia menuntut eksekutif lebih responsif terhadap dinamika politik legislatif.

Kesimpulan dan Implikasi Perbandingan Sistem Eksekutif

Ringkasan Persamaan dan Perbedaan

Perbandingan peran eksekutif Indonesia dengan negara lain seperti Malaysia memperlihatkan perbedaan mendasar pada struktur, mekanisme kerja, dan hubungan dengan legislatif. Indonesia menonjolkan stabilitas eksekutif, sedangkan Malaysia menitikberatkan akuntabilitas terhadap parlemen.

Implikasi bagi Tata Kelola Pemerintahan di Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pemahaman perbandingan ini dapat menjadi bahan refleksi untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Indonesia agar lebih adaptif dan dinamis dalam menghadapi tantangan global.
ADVERTISEMENT
(Review by Agi SH MHKes)