Mahasiswa KKNT IPB Cimacan Berikan Inovasi Tepat Guna Terkait Pengelolaan Sampah

Mahasiswa IPB University
Konten dari Pengguna
5 Agustus 2022 20:42
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Shaummiracle Widyarahman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Desa Cimacan merupakan salah satu desa yang cukup maju di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Desa ini memiliki potensi di berbagai sektor salah satunya yaitu sektor pariwisata. Mayoritas masyarakat Desa Cimacan bermata pencaharian wiraswasta, ada banyak jenis usaha yang dapat ditemukan di desa ini seperti tanaman hias, kerajinan tangan, pusat oleh-oleh, dan lain-lain. Namun, dengan munculnya pandemi Covid-19 aktivitas-aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Cimacan ruang geraknya menjadi terbatas. Saat ini pemerintah Desa Cimacan sedang gencar melaksanakan program peningkatan wisata alam dan ketahanan pangan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Cimacan.
ADVERTISEMENT
Pengelolaan sampah merupakan permasalahan yang umum dialami oleh masyarakat desa maupun di perkotaan. Begitu pula di Desa Cimacan, setelah melakukan survey pada awal kegiatan KKN-T dan berdiskusi dengan aparat desa setempat, dapat identifikasi bahwa salah satu permasalahan utama di desa ini yaitu terkait dengan pengelolaan sampah. Masalah pengelolaan sampah yang disebabkan tidak tersedianya tempat pembuangan sampah serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang letaknya jauh dari desa membuat sebagian masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Selain itu, banyaknya tempat wisata serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap dampak sampah yang dibuang sembarangan menjadi persoalan tersendiri dalam mengelola sampah secara mandiri. Sampai saat ini penanganan sampah masih terbatas pada pembakaran di masing-masing tempat warga. Sampah yang dibakar hanya yang sudah kering. Sampah basah seperti sampah hasil rumah tangga tidak bisa diselesaikan dengan cara dibakar dan memerlukan penanganan berbeda sehingga tidak mencemari lingkungan.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut melatarbelakangi terbentuknya program kerja dari tim KKN-T Desa Cimacan yaitu ''Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga'' menggunakan metode POC (Pupuk Organik Cair) dan eco-enzyme, dengan tujuan memberikan Inovasi tepat guna terkait dengan pengolahan sampah organik rumah tangga yang mudah dan juga bernilai ekonomis.
Eco-enzyme adalah larutan asam berwarna coklat hasil dari fermentasi limbah organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Eco-enzyme merupakan produk yang mampu untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat gas metana yang berasal dari pembusukkam bahan organik sayur dan buahan. Eco-enzyme memiliki manfaat yang berlipat ganda dan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan pupuk organik cair yang dibuat merupakan larutan dari hasil pembusukkan bahan-bahan organik yang berasal dari kulit buah dan sisa sayuran, em4, gula, air cucian beras dan air. Kelebihan dari pupuk organik cair ini adalah dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat. Dibandingkan dengan pupuk cair dari bahan anorganik, pupuk organik cair umumnya tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mungkin.
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah dan pengolahan limbah organik rumah tangga oleh tim KKN-T IPB Desa Cimacan pada tanggal 16 Juli 2022. Sumber : dokumentasi pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah dan pengolahan limbah organik rumah tangga oleh tim KKN-T IPB Desa Cimacan pada tanggal 16 Juli 2022. Sumber : dokumentasi pribadi.
Kegiatan sosialisasi ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2022 bertempat di rumah Ibu Enung selaku ketua RT 01 RW 08, Dusun Rarahan. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga, perwakilan dari karang taruna dan juga perwakilan dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Cipanas. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme dari warga setempat serta mendapatkan apresiasi dari aparat desa setempat.
POCCIN (Pupuk Organik Cair Cimacan). Sumber : dokumentasi pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
POCCIN (Pupuk Organik Cair Cimacan). Sumber : dokumentasi pribadi.
Selain penjelasan mengenai tata cara membuat, pada kegiatan ini dilaksanakan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair. POC tersebut kemudian dikemas dan diberi nama POCCIN (Pupuk Organik Cair Cimacan).
Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian POCCIN kepada warga dan juga petani setempat. Sumber : dokumentasi pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian POCCIN kepada warga dan juga petani setempat. Sumber : dokumentasi pribadi.
Pengelolaan sampah memerlukan peran aktif masyarakat untuk mengurangi persoalan sampah. Kesadaran dan partisipasi masyarakat mempunyai peranan yang sangat besar dalam pengendalian sampah yang ada. Penanganan sampah akan efektif jika dimulai dari masing-masing keluarga dalam mengurangi sampah rumah tangga. Beberapa usaha yang telah dilakukan dalam mengurangi sampah seperti pembentukan bank sampah, pupuk kompos maupun POC dan eco-enzyme.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020