Buzz
·
9 April 2021 20:37

Sinopsis Film You and I yang Hadir di Bioskop Online

Konten ini diproduksi oleh Sinopsis Film
Sinopsis Film You and I yang Hadir di Bioskop Online (148721)
Film You and I dok YouTube Bioskop Online
Layanan streaming Bioskop Online merilis You and I, sebuah film dokumenter yang disutradarai Fanny Chotimah dan telah mendapat berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri.
ADVERTISEMENT

Sinopsis Film You and I

Sinopsis dari film peraih penghargaan Film Dokumenter Panjang Terbaik dari Festival Film Indonesia 2020 ini yaitu, tentang Kaminah dan Kusdalini, dua sahabat yang bertemu di penjara 50 tahun lalu.
Keduanya adalah mantan narapidana politik asal Solo yang semasa muda aktif dalam paduan suara organisasi Pemuda Rakyat. Saat konflik politik 1965 terjadi, keduanya ditangkap tanpa pernah diadili.
Sinopsis Film You and I yang Hadir di Bioskop Online (148722)
Film You and I dok YouTube Bioskop Online
Film yang diproduseri oleh Yulia Evina Bhara, Amerta Kusuma, dan Tazia Teresa ini mengajak penonton menyaksikan dari dekat keseharian Kaminah dan Kusdalini yang masih berusaha lepas dari trauma.
Mereka sesekali masih berjumpa dengan eks tahanan politik yang lain, berdiskusi dan menyimpan harapan bahwa keadilan masih ada dan getir masa lalu sebisa mungkin disikapi dengan ikhlas dan bersahaja.
ADVERTISEMENT
Tak ada lagi yang tersisa kecuali upaya menyembuhkan luka dan membuat mereka berikrar saling menjaga dan saling mengisi kekosongan di dalam dada sebab yang berharga adalah perasaan memiliki antara keduanya.
Dari trailer You and I, terlihat bagaimana keduanya menjalani hari-hari yang biasa dengan senda gurau, percakapan, dan sesekali mengingat masa lalu.
Sebuah laku hidup yang bersikeras memendarkan warna terbaiknya dan akan membuat siapa saja menyeka air mata.
Pada akhirnya, ini bukan kisah persahabatan biasa. Kesamaan nasib suram di masa lalu membuat dua jiwa memutuskan bersama dan tak terpisah lagi, sepanjang sejarah dan memori.
Sebuah arsip cerita yang layak ditonton bagi semua kalangan, tua-muda tak terkecuali, agar dapat belajar dari sejarah. Seperti salah satu dialog yang disampaikan oleh Kaminah, “Jasmerah, jangan melupakan sejarah”.
ADVERTISEMENT