kumparan
16 Agu 2019 11:49 WIB

Wow, Akan ada 7000 Episode dan 300 Film di Disney+

ADVERTISEMENT
Disney memang tak pernah bermain-main ketika berkompetisi di pasar streaming. Dilansir dari Screenrant, akan ada lebih dari 7000 episode dan 300 film di Disney+ , saluran streaming  besutan Disney Network ini.
 
Pada akhir 2018, Disney mengkonfirmasi bahwa ia akan mendirikan sebuah layanan  streaming, dan memberikan nama Disney+. Disney juga telah menetapkan harga $ 6,99 per bulan. Sejak pengumuman ini, Disney perlahan mengungkapkan lebih banyak informasi tentang layanan ini, yang akan diluncurkan pada 12 November 2019.
 
Sebagian besar beranggapan bahwa Disney+ akan mendaftarkan banyak konten yang berasal dari rumah studionya sendiri. Konten andalan yang akan ditayangkan tentunya adalah jejeran film animasi terlaris. Meskipun ini benar, Mouse House juga memiliki rencana untuk merilis sejumlah konten baru pada layanan ini, termasuk  waralaba Marvel dan Star Wars, bersama dengan film Pixar yang dirilis sebelumnya serta konten National Geographic.
ADVERTISEMENT
 
Disney berencana untuk berinvestasi besar dalam properti Marvel dan Lucasfilm karena setiap konten kabarnya menghabiskan anggaran sebesar $ 100 juta. Dengan beberapa seri perusahaan yang paling ditunggu-tunggu diharapkan untuk tayang perdana pada layanan ini, termasuk Star Wars – The Mandalorian, Disney sudah bertaruh besar pada konten asli mereka.
 
 
Selain itu, Disney + juga akan memiliki katalog film dan Serial TV yang luas, terutama setelah akuisisi Fox baru-baru ini. Disney mengumumkan dalam hasil pendapatan Q3 FY19 yang menyebutkan bahwa ia berencana untuk meluncurkan Disney + dengan lebih dari 300 film, dengan rencana tambahan untuk menambah lebih dari 400 film pada akhir tahun 2020. Di sisi TV, layanan ini akan memiliki lebih dari 7.500 episode konten yang dimiliki Disney.
ADVERTISEMENT
 
Fox, salah satu layanan streaming film terbesar di dunia juga dikatakan akan banyak menghadirkan filmnya pada Disney+. Disney belum lama ini mengumumkan bahwa mereka berencana untuk membuat reboot pada empat film terbesar dari Fox, seperti Home Alone, Cheaper by The Dozen, Night at the Museum, dan Diary of a Wimpy Kid.
 
Sayangnya, belakangan banyak penonton yang mengatakan bahwa mereka bosan dengan layanan streaming yang belakangan menjamur. Dengan banyaknya perusahaan streaming, masyarakat mengatakan mereka tak mampu memilih mana yang terbaik. Ramalan yang akan terjadi pada Disney+ adalah kemungkinan besar mereka akan mendapatkan tekanan yang super hebat dari pihak konsumen terkait dengan harga dan konten yang disaikan.
 
ADVERTISEMENT
Disney + mungkin menjadi satu-satunya layanan berlangganan streaming yang dapat bersaing dengan Netflix, raja streaming saat ini. Harga kompetitif mereka dan beragam konten populer dapat membuat layanan lain menjadi tidak jelas, termasuk HBO Max dari WarnerMedia.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·