Pencarian populer
PUBLISHER STORY
17 Maret 2019 19:56 WIB
..
..

ICW Tegaskan Tak Punya Anggota di Blora

ICW membuat cuitan di akun twitternya terkait beredarnya tanda penganal anggota di daerah.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora –Indonesia Corruption Watch(ICW) melalui akun twitternya @antikorupsi menyebarkan himbauan kepada masyarakat terkait beredarnya name tag atau tanda pengenal yang digunakan Sugiyarto, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Cuitan tersebut ditwitt kan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kamis (14/3/2019). Lengkap dengan foto Sugiyaryo dalam tanda pengenal. Isinya, Pak @ganjarpranowo, kami ingin memberikan informasi bahwa ICW tidak punya cabang di Blora/dimanapun, bahkan tidak pernah mencetak nametag dimanapun juga. Jadi, jika ada yang datang dan mengaku dari ICW ke kantor Bupati/Walikota/Gubernur, silakan ditindak tegas.  

Di Cuiatan itu juga dilengkapi dengan hastag #ICWtidakBercabang. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melalui akun resminya, @ganjarpranowo merespon cuitan tersebut.

Kepada suarabanyuurip.com, Sugiyarto, dengan tegas membenarkan jika tanda pengenal itu miliknya. 

“Iya, itu milik saya,” katanya saat berada di Cepu, Sabtu (16/3/2019).

Terkait beredarnya informasi itu, Sugiyarto akan ke Jakarta melakukan klarifikasi ke ICW. 

"Setelah dari Jakarta akan jelaskan," ucapnya.

Sugiyarto mengaku telah menjadi anggota ICW sejak lama. Namun tidak disebutkan waktu persisnya. 

“Sudah lama, saat itu ada kawan dari ICW yang menginformasikan bahwa ICW membutuhkan orang-orang yang masih mempunyai idelisme,” tutur pria yang berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Sugiyarto banyak mendapat pertanyaan dari koleganya pascamasalah tersebut muncul di media sosial.

“Banyak yang pesan dan telephone masuk menayakan hal ini kepada saya,” ujarnya. 

Giyarto, sapaan akrabnya, menegaskan tidak pernah menyalahgunakan nama ICW untuk memeras atau berbuat merugikan. 

“Justru dengan tersebarnya informasi seperti ini, sangat berndampak pada saya dan profesi saya,” katanya. 

Ia menduga ada pihak yang sengaja ingin menjatuhkan dirinya dengan menyuruh orang megambil foto tanda pengenal dan menyebarkannya.

"Sebab, saya saat ini sedang memegang kasus besar di Blora,” tandasnya.  

Dikonfirnasi terpisah, Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Tama Satriya Langkun, saat dikonfirmasi melalui telephon genggamnya menegaskan, tidak ada anggotanya yang berada di daerah, termasuk Kabupaten Blora.

“Prinsipnya, ICW itu tidak ada perwakilan cabang. Jadi, apabila mengatasnamakan ICW melakukan suatu hal dan itu sampai perbuatan pidana, pasti itu bukan ICW,” tandasnya. 

Dia juga menegaskan tidak pernah membuat ID Card (nametag), dan tidak anggotanya yang bernam Sugiyarto. 

"Kalau membawa ID Card kesana kemari itu pasti bukan ICW,” pungkasnya. (ams)

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: