kumparan
16 Feb 2019 12:18 WIB

Bolong-bolong, Jembatan di Jampang Tengah Sukabumi Bikin Warga Waswas

Jembatan penghubung Kampung Lingamanik dengan Kampung Tipar di Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. | Sumber Foto: Demmi Pratama.
SUKABUMIUPDATE.com - Jembatan penghubung Kampung Lingamanik dengan Kampung Tipar di Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, dalam keadaan mengkhawatirkan.
ADVERTISEMENT
Kayu yang merupakan alas jembatan sudah rapuh. Di tengah jembatan, terdapat dua lubang besar yang membuat warga waswas ketika menyeberangi jembatan yang melintang di atas Sungai Cikurutug itu.
"Jembatan itu menjadi akses utama warga, setiap hari dilintasi anak sekolah, warga yang hendak berpergian atau petani yang ke sawah. Dan kini hampir tidak bisa dilewati dikarenakan badan jembatan mulai rapuh," ungkap Rizal Maulana (26), salah seorang guru SD di salah satu sekolah di Desa Nangerang, Sabtu pagi (16/2).
Dari dulu, jembatan yang memiliki panjang 14 meter dengan lebar 2,5 meter ini beralaskan kayu. Jembatan tersebut tak hanya dilintasi warga yang berjalan kaki tapi juga oleh warga yang membawa kendaraan.
"Kami sangat bergantung pada jembatan ini, karena jembatan ini merupakan akses utama perekonomian dan pendidikan. Kami berharap pihak pemerintah desa atau Pemerintah Kabupaten Sukabumi dapat segera memperbaikinya," ujar Aat (42), warga Desa Nangerang.
ADVERTISEMENT
---
Reporter: DEMMI PRATAMA
Redaktur: ANDRI S
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan