Pencarian populer
PUBLISHER STORY
11 Juni 2019 10:37 WIB
0
0

Hingga H+5 Lebaran, Korban Laka Laut di Wisata Palabuhanratu Bertambah

Salah seorang wisatawan yang sempat terseret ombak di Pantai Citepus Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi usai diselamatkan petugas pengamanan pantai, Senin (10/6/2019). | Sumber Foto:Nandi

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki H+5 lebaran, jumlah kecelakaan laut (Laka Laut) di kawasan wisata Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Hingga Senin (10/6/2019) petang, petugas mencatat ada sembilan kasus dengan jumlah korban terselamatkan sebanyak 17 orang.

Data yang dihimpun Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Laka Laut tersebut terjadi sejak Kamis (6/6/2019) atau H+1 lebaran.

Rinciannya, di Pantai Karang Hawu jumlah korban selamat satu orang. Di hari yang sama laka laut kembali terjadi di Pantai Karang Naya dengan jumlah korban sebanyak dua orang yang berhasil diselamatkan.

Hari berikutnya, H+2 lebaran Jumat (7/6/2019) Laka Laut kembali terjadi di Pantai Karang Hawu II Kebon Kalapa. Dua dua orang terbawa arus dan berhasil diselamatkan. Selanjutnya, masih di H+2 lebaran laka laut terjadi di Pantai Kadaka, dimana tiga orang nyaris terseret ombak namun berhasil diselamatkan.

Kemudian H+3 lebaran, Sabtu (8/6/2019), laka laut terjadi lagi di Pantai Citepus dengan jumlah korban tiga orang dan di Pantai Sunset Karangpapak satu orang terselamatkan.

Pada H+4 lebaran Minggu (9/6/2019) di Pantai Istana Presiden satu orang nyaris terbawa ombak. Terakhir di H+5 lebaran, Senin (10/6/2019) laka laut terjadi dua kali terjadi di Pantai Istiqomah.

Empat orang nyaris terseret ombak. Satu diantaranya harus dilarikan ke RSUD Palabuhanratu karena terlalu banyak meminum air laut.

"Alhamdulillah berkat kesigapan petugas, semua bisa aman dan terkendali. Walaupun masih ada kejadian kecelakaan tenggelam. Kami dari Balawista tetap bersiaga di sepanjang kawasan pantai untuk memberikan pengamanan," kata Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom, kepada sukabumiupdate.com, Senin (10/6/2019).

"Kami juga tidak henti-hentinya memberikan peringatan kepada wisatawan supaya tidak berenang melewati garis aman pantai yang ditandai bendera warna merah," tegasnya.

Asep Edom menyebut, sampai saat ini masih banyak wisatawan yang terus mendatangi sejumlah objek wisata Pantai di kawasan Palabuhanratu. Ia berharap wisatawan mematuhi setiap peringatan yang diberikan petugas pengamanan pantai.

"Semua kejadian Laka Laut disebabkan pengunjung yang tidak mengindahkan imbauan yang diberikan petugas yang berjaga. Mereka nekat berenang terlalu tengah," pungkasnya.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.61