kumparan
1 Jan 2019 10:27 WIB

Longsor Susulan di Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Membuat Panik Warga

SUKABUMIUPDATE.com - Tim evakuasi beserta warga berlarian menjauhi lokasi longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, akibat terjadinya longsor susulan, Selasa pagi (1/1/2019).
ADVERTISEMENT
Saat itu, tim evakuasi yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga sedang mencari korban tertimbun. Di tengah evakuasi, tanah dari bukit tersebut kembali longsor. Penyebabnya adalah hujan deras yang masih terus mengguyur sejak terjadinya longsor pertama, Senin (31/12/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.
Longsor menimbun 28 rumah dan banyak di antaranya terkubur beserta penghuninya. Di kampung tersebut terdapat 32 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 107 jiwa. Pada evakuasi yang dilakukan Senin malam, dua warga ditemukan tewas, tiga warga luka dan 61 selamat. Sementara itu, 41 orang masih dalam pencarian.
Kepala Seksi Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, masih berupaya menurunkan alat berat ke lokasi longsor. Namun, butuh waktu karena terkendala kondisi jalan. BPBD yakin alat berat segera sampai ke lokasi longsor. Saat ini, hujan terpantau masih mengguyur lokasi longsor.
ADVERTISEMENT
"Alat berat kami susah menjangkau lokasi, karena memang kondisi jalan yang kecil dengan tanjakan yang curam, namun kami akan mencoba secara manual saat hujan reda," ungkapnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan