kumparan
16 Feb 2019 19:05 WIB

Tak Mampu Berobat, Kedua Kaki Warga Surade Sukabumi Ini Membusuk

Kondisi kaki Rohaenah sudah membusuk dan tak mampu berobat. | Sumber Foto:Ragil Gilang.
SUKABUMIUPDATE.com - Rohaenah (51) harus merelakan kedua kakinya membusuk akibat penyakit diabetes yang dideritanya selama dua tahun ini. Warga Kampung Naringgul Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi tersebut tidak bisa berobat karena keterbatasan ekonomi.
ADVERTISEMENT
Rohaenah saat ini tinggal bersama anak lelaki semata wayangnya, Denda (29) dan menantunya Anisa (31) di Kampung Cipaku RT 06/ 02 Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap.
Denda yang berprofesi sebagai nelayan mengatakan pada awalnya, Rohaenah mengalami keseleo lalu diurut. Namun bukannya sembuh tapi kondisi kakinya malah membengkak.
"Saat diperiksa ada luka kecil, kesini-kesini malah membesar," ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (16/2).
Menantu Rohaenah, Anisa menambahkan mertuanya sempat dibawa ke RSUD Jampangkulon sekitar tahun 2017 dan biaya berobatnya menggunakan kartu KIS. Saat itu Rohaenah rencananya akan dioperasi, tetapi dibatalkan dengan alasan tensinya naik.
"Dulu hanya kaki kiri saja, tapi tiga bulan ke belakang yang kanan juga kena dan sudah mengeluarkan bau," paparnya.
Keluarga Rohaenah berharap bisa dirujuk ke Sukabumi atau pun ke Rumah Sakit Dr Hasan Sadikin, Bandung. Namun ekonomi menjadi kendala besar untuk Rohaenah berobat.
ADVERTISEMENT
"Tangkapan ikan suami saya lagi sepi, jadi belum bisa dirujuk ke rumah sakit," pungkasnya pilu.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan