News
·
14 Januari 2021 21:33

Gempa 5,9 Magnitudo, Sejumlah Pasien di Sulbar Dievakuasi di Halaman Rumah Sakit

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Gempa 5,9 Magnitudo, Sejumlah Pasien di Sulbar Dievakuasi di Halaman Rumah Sakit (31478)
Pasien dievakuasi di halaman rumah sakit saat gempa berkekuatan 5,9 magnitudo getarkan Mamuju dan sekitarnya. Foto: Dok. Istimewa
MAMUJU - Gempa bumi berkekuatan 5,9 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Majene sempat membuat panik sebagian warga di Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (14/1) siang. Kuatnya guncangan gempa membuat sebagian warga trauma dan waspada terjadinya gempa susulan.
ADVERTISEMENT
Kepanikan ini juga terjadi di Rumah Sakit (RS) Regional Sulawesi Barat yang merupakan rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Sejumlah pasien umum dan pasien COVID-19 yang menjalani perawatan dievakuasi di halaman rumah sakit. Beberapa tim medis juga sempat panik akibat kuatnya getaran gempa.
Anggota Satgas Penanganan COVID-19 Sulawesi Barat, Muhammad Ihwan, membenarkan hal tersebut. Kendati demikian, kata Ihwan, pasien tersebut sudah kembali ke ruang perawatan masing-masing.
"Tak hanya di Rumah Sakit Regional Sulbar, begitu juga di RS Mitra Manakarra. Semuanya panik tadi," kata dr. Ihwan, saat dikonfirmasi, Kamis (14/1) malam.
Informasi yang dihimpun Sulbar Kini, sejumlah pasien di RS Mitra Manakarra untuk sementara dirawat di tenda darurat milik BPBD Mamuju lantaran sejumlah pasien dan tenaga medis trauma pascagempa tersebut.
ADVERTISEMENT
Kepanikan saat gempa juga terjadi di aula lantai IV Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dari rekaman CCTV yang diterima Sulbar Kini, tampak peserta rapat pimpinan mendadak bubar saat terjadi gempa. Para peserta rapat dan pegawai di kantor Gubernur Sulawesi Barat berhamburan keluar meninggalkan ruangan.
Sejauh ini, sejumlah kerusakan terjadi akibat gempa yang berpusat di Kabupaten Majene tersebut. Sejumlah rumah warga rusak dan atap garasi di rumah dinas Ketua DPRD Sulawesi Barat ambruk.
Getaran gempa juga menyebabkan longsornya tebing di tepi Jalan Trans Sulawesi yang menyebabkan material longsor berupa bongkahan batu menutup jalan yang menghubungkan Majene dan Mamuju tersebut. Belum ada laporan korban jiwa akibat gempa ini.