News
·
7 Juni 2021 14:50
·
waktu baca 2 menit

Kapolres Majene Cek Lokasi Penemuan Benda Mirip Mortir, Khawatir Disentuh Warga

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Kapolres Majene Cek Lokasi Penemuan Benda Mirip Mortir, Khawatir Disentuh Warga (319332)
searchPerbesar
Benda yang diduga granat jenis mortir ditemukan warga di tempat pembuatan batu merah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Polres Majene
Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, didampingi Kasat Intel mendatangi langsung lokasi tempat ditemukannya benda asing yang diduga granat jenis mortir di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (7/6/2021).
ADVERTISEMENT
Benda tersebut pertama kali ditemukan Kamaruddin (18), warga setempat saat sedang menggali tanah menggunakan cangkul di lokasi tempat pembuatan batu merah milik Wahyu, Minggu (6/6/2021) siang.
Kedatangan Kapolres Majene di lokasi penemuan benda yang diduga mortir itu untuk memastikan benda tersebut masih aman. Kamaruddin yang pertama kali menemukan benda mirip mortir itu mengaku sempat mengutak-atik, menenteng, dan dipindahkan ke tempat lain.
Menanggapi hal itu, Irawan Banuaji mengingat tindakan Kamaruddin berisiko dan sangat berbahaya.
"Bagaimana kalau benda tersebut aktif? Pasti ananda sudah mati dan usaha batu bata Pak Wahyu terancam akan ditutup sebagai proses penyelidikan," kata dia.
Irawan mengimbau masyarakat yang menemukan benda asing berbentuk granat agar tidak disentuh atau dipindahkan dan langsung melaporkan ke petugas terdekat karena berisiko apalagi jika masih aktif.
ADVERTISEMENT
"Selain itu bisa membahayakan nyawa dan menimbulkan kerugian materil, apalagi lokasi penemuan merupakan tempat pembuatan batu merah. Bisa saja ditutup akibat kelalaian dari masyarakat sendiri," pesannya.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Majene juga telah menghubungi Tim Gegana Polda Sulbar untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini lokasi kejadian telah ditutup garis polisi guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Gegana.
"Warga diimbau untuk menjauh sementara dari lokasi," tandasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020