News
·
11 Juni 2021 20:08
·
waktu baca 2 menit

Kecamatan Ulumanda Jadi Kawasan Percontohan Rumah Tahan Gempa di Sulbar

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Kecamatan Ulumanda Jadi Kawasan Percontohan Rumah Tahan Gempa di Sulbar (184214)
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, bersama Bupati Majene, Lukman, saat mengunjungi Desa Kabiraan yang terdampak gempa 6,2 magnitudo. Foto: Dok. Pemprov Sulbar
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat akan membangun 50 unit hunian tetap (huntap) bagi korban gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
ADVERTISEMENT
"Kita rencanakan membangun 50 unit di Ulumanda karena dari aspek lokasi memang Majene yang paling parah terdampak gempa," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulbar, Rachmat, Jumat (11/6/2021).
Menurut Rachmad, pembangunan huntap tersebut dananya bersumber dari donasi bantuan gempa yang masuk ke dalam rekening keuangan Pemprov Sulbar dengan alokasi Rp 4,1 miliar dan pembebasan lahan untuk hunian tetap seluas 2 hektare.
"Itu rencananya bukan hanya 50 unit karena kita harus kembangkan. Masyarakat yang di sana ada sekitar 7 daerah yang direlokasi, maka kita harapkan tahap awal 50 unit dulu untuk Ulumanda, minimal 4 hektare lahan kita persiapkan," terangnya.
Rachmad berharap nantinya pembangunan hunian tetap di Ulumanda menjadi kawasan proyek percontohan bangunan rumah yang tahan terhadap gempa.
ADVERTISEMENT
"Karena memang di Ulumanda itu kami inginkan jadi kawasan percontohan rumah tahan gempa," ujarnya.
Rachmad meminta Pemkab Majene memberikan data yang valid bagi warga yang benar-benar rumahnya terdampak rusak berat akibat gempa. Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya juga akan turun ke lapangan untuk mengkroscek penerima bantuan.
"Yang menjadi persoalan nantinya apakah warga penerima bantuan huntap ini tidak masuk dalam penerima bantuan dana stimulan dari BNPB tahap pertama karena itu bisa tumpang tindih," tandasnya.