Spanduk Tolak Anies Bertebaran di Mamuju, Demokrat Sulbar Anggap sebagai Fitnah

Konten Media Partner
27 Januari 2023 16:12 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan terpasang di dalam Kota Mamuju. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan terpasang di dalam Kota Mamuju. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan yang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat calon presiden pada Pemilu 2024 terpasang di beberapa titik di Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (27/1/2023).
ADVERTISEMENT
Dalam spanduk tersebut berisi tulisan tentang penolakan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu disertai foto Anies Baswedan yang dibubuhi tanda silang merah.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat Suhardi Duka menilai, spanduk penolakan yang mengatasnamakan warga Mamuju itu sebagai bentuk fitnah sekaligus bumbu politik menjelang Pemilu 2024.
"Saya sebagai wakil rakyat tidak berani mengatasnamakan warga Mamuju kalau tidak di parlemen sebagai wakil rakyat," kata Suhardi yang juga anggota DPR RI Dapil Sulbar ini.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh turut menyayangkan tindakan oknum yang memasang spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan dan dianggap menciderai demokrasi, khususnya di Mamuju.
"Sejatinya kita semakin dewasa dalam memaknai perbedaan. Katanya cinta tanah air atau nasionalis, tetapi perilakunya malah menebar kebencian, permusuhan, dan narasi perpecahan," ujar mantan Gubernur Sulbar dua periode ini.
ADVERTISEMENT