News
·
26 Maret 2021 11:15

Terbitkan SKKH Palsu, Oknum Honorer di Pasangkayu Terjaring OTT Tim Saber Pungli

Konten ini diproduksi oleh SULBAR KINI
Terbitkan SKKH Palsu, Oknum Honorer di Pasangkayu Terjaring OTT Tim Saber Pungli (257519)
Tim Saber Pungli Polres Pasangkayu saat melakukan operasi tangkap tangan di pos pemeriksaan hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, Rabu (24/3) malam. Foto: Dok. Polres Pasangkayu
Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Pasangkayu mengamankan salah seorang terduga pelaku pungutan liar di check point pemeriksaan hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, Rabu (24/3) malam.
ADVERTISEMENT
Terduga MS (38) yang merupakan pegawai honorer Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu diamankan petugas melalui operasi tangkap tangan (OTT) di ruas Jalan Trans Sulawesi di Dusun Rojo, Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Auditor Itwasda Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Z. Agus Binarto, membenarkan pihaknya telah mengamankan satu oknum petugas dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu yang tertangkap melakukan pungli ke para sopir yang mengangkut ternak, buah-buahan, dan sayuran yang melintas keluar dan masuk ke Kabupaten Pasangkayu.
"Terduga pelaku berinisial MS, 38 tahun, pegawai honorer Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu dengan modus terduga pelaku memaksa untuk membayar sejumlah uang untuk menerbitkan SKKH kepada para sopir pengangkut ternak dan sebagainya apabila ingin melintas keluar ataupun masuk ke Kabupaten Pasangkayu," ungkap Agus, dalam keterangannya, Jumat (26/3).
ADVERTISEMENT
Adapun SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) yang diterbitkan terduga adalah palsu dengan modus menggunakan tanda tangan dan stempel palsu. Dari tangan MS, Tim Saber Pungli menyita uang tunai sebesar Rp 1.010.000 dalam pecahan Rp 100 ribu empat lembar, pecahan Rp 50 ribu sebanyak sembilan lembar, dan pecahan Rp 20 ribu sebanyak delapan lembar.
Barang bukti lainnya yakni satu lembar catatan pemuat ternak yang lewat dari bulan Februari dan Maret, satu lembar Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), satu buah stempel lalu lintas ternak Kabupaten Pasangkayu check point Sarjo, satu buah stempel dan tinta Dinas Perkebunan dan Peternakan, lampu gatur lantas, ID Card petugas lalu lintas ternak, senter, dan barang bukti lainnya berupa foto dan video saat melakukan pungli dan penangkapan terduga.
ADVERTISEMENT
"Pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Pasangkayu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Agus.