Avatara88 dan 2016 yang Membanggakan

Avatara88

Para artis Avatara88 (Foto: Dokumen pribadi)
Seperti yang kita ketahui, tahun 2016 bukanlah tahun yang mudah.
Situasi perekonomian global masih belum pulih dan itu berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia juga. Akan tetapi, situasi tersebut tidak berlaku untuk Industri perfilman Indonesia.
Pada tahun 2016, film Indonesia berada dalam fase keemasannya.

Sulung dan Artis Management Avatara88

Sulung dan Artis Management Avatara88 (Foto: Sulung Landung)

Sampai awal Desember 2016,sebagaimana disebutkan Tabloidbintang.com edisi Sabtu 17 Desember 2016, jumlah penonton Indonesia sudah mencapai 30 juta penonton dibandingkan dengan penonton film domestik sepanjang tahun 2015 yang hanya 15 juta penonton. Sebuah rekor penonton film Indonesia.
Satu hal yang membuat gw bangga dan berbesar hati adalah adanya kontribusi artis Avatara88 di dalam fase keemasan film Indonesia 2016. 
Berdasarkan data penonton dari filmindonesia.or.id per 30 Desember 2016 dari 15 film terlaris, ada 6 film dibintangi dan disutradari oleh artis Avatara88.
Vino G. Bastian memberikan kontribusi lewat film Talak 3 dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss part 1 (yang menjadi film terlaris sepanjang masa dengan jumlah penonton 6.858.616).


Diikuti artis pemenang 2 Piala Citra, Adinia Wirasti, dengan Film AADC 2 yang menjadi film terlaris peringkat ke 2. Lalu sutradara dan produser, Upi, menunjukkan dirinya masuk dalam jajaran sutradara box office di mana film yang disutradarainya " My Stupid Boss" mendapat 3 juta penonton.
Aktor laris, Dion Wiyoko, di film London Love Story, kemudian Julie Estelle yang lagi menjadi sorotan karena kemampuan bela dirinya di film Headshot. Film mereka berdua masuk dalam jajaran film terlaris 2016.
Boleh dibilang tahun 2016 adalah tahun di mana para artis Avatara88 mewarnai industri perfilman Indonesia.

Dion Wiyoko

Dion menerima penghargaan dari Insert (Foto: Sulung Landung)
Ada 5 Film Dion Wiyoko yang tayang tahun ini. 4 film dari aktor muda yang tengah bersinar, Morgan Oey, beredar di bioskop. Vino G Bastian menyumbangkan 3 filmnya tahun ini, disusul Adinia Wirasti dengan 2 Film dan 1 Film dari Lukman Sardi dan Aline Adita.
Ini menunjukkan para talent Avatara88 adalah pilihan para produser serta sutradara film untuk berlakon di film mereka.
Pencapaian di tahun 2016 tentunya adalah berkah yang harus disyukuri, dihargai, dinikmati dan menjadi motivasi sekaligus dorongan untuk berkarya dan bekerja dengan lebih baik lagi tahun 2017.
Satu hal yang ingin gw sampaikan sebelum menutup tahun 2016: ada kado istimewa untuk duo Adinia Wirasti  dan Dion Wiyoko.
Film terbaru mereka, Cek Toko Sebelah, yang disutradarai Ernest Prakasa dalam 2 hari penayangan (28,29/12-16) sudah mendapat 216.413 penonton. Tentunya kabar ini membesarkan hati kami semua untuk terus dan total dalam berkarya.
Di samping pencapaian dalam jumlah penonton, beberapa talent seperti Joko Anwar, Adinia Wirasti, Vino G Bastian, dan Upi juga menerima nominasi di Festival Film Indonesia, Festival Film Bandung, dan Piala Maya. Hal tersebut adalah pengakuan atas totalitas dan kemampuan acting dan directing.

Sulung, Vino, Marsha, dan Dion

Sulung, Vino, Marsha, dan Dion (Foto: Sulung Landung)
Gw menutup tahun 2016 dengan perasaan lega, senang, bangga, dan bahagia untuk semua pencapaian para artis Avatara 88. Sangat tidak  mudah untuk tetap bisa bersinar dan berakting prima di tengah banyaknya artis yang semakin menunjukan eksistensi di industri film Indonesia.
Gw tidak berhenti bersyukur dan berterima kasih karena kami bisa melewati tahun 2016 dengan baik dan lancar. Semoga tahun 2017 akan tetap menjadi tahun yang baik dan gemilang untuk seluruh artists di Avatara88.

Personal

Comment

Jalan industri perfilman di Indonesia kian meroket banyak artis pendatang baru yang setiap tahunnya mengisi layar kaca dan perfilman di Indonesia tak sedikit pula yang hanya sekedar tenar dari sensasi yang dibuatnya demi menjadi aktris dan mengisi Industri perfilman kita, kemajuan teknologi juga membantu Industri Perfilman indonesia dalam meningkatkan kualitas film itu sendiri.


|

    Menurut saya, tidak ada usaha yang sia-sia. Dan ini adalah hasil ketekunan dan kerja keras dari keluarga besar Avatara88. Saya sangat bangga atas kemajuan pesat di industri perfilman Indonesia. Ini juga sebagai bukti kepada masyarakat luas di luar Indonesia bahwa Indonesia mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa, tidak kalah dengan hasil karya mereka. So proud of you!


    |

      Terima kasih mas Ismail. Sukses selalu


      |

        Mas Agung tks commentnya. Tips2yg mas Agung tanya ada di buku ke 2 saya yg diterbitkan Gramedia, Artist Management 101 part2, Jalan Panjang Lahirkan Bintang. Selamat membaca !


        |

          Selamat atas pencapaian di tahun 2016, mas. Padahal tahun lalu ekonomi tidak bagus-bagus amat. Apakah karena artis2 avatara88 memilih film yang tepat untuk dibintangi?


          |

            Pak Sulung, saya mau tanya: kenapa tolok ukur kesuksesan sebuah film di Indonesia lebih sering menggunakan jumlah penonton daripada pemasukan? Sebagai pihak manajemen artis, tentu Bapak mengerti hitung-hitungan ini dalam menentukan prospek bisnis hiburan.


            |

              Seiring berkembangnya industri film dalam negeri, semakin bagus juga produksi2 film yang dikeluarkan. Efeknya yaitu kualitas film dan penonton yang meminati film2 karya dalam negeri meningkat


              |

                Willy Suteja adalah salah satu sosok yg berperan dibalik kesuksesan Para Artists Avatara88 sebagai Talent Manager di salah satu Televisi Nasional, dia sangat kooperatif, ringan tangan, mengakomodir keinginan artists dan selalu menjadi jembatan yg baik. Terima kasih banyak Will!


                |

                  mantap..semoga 2017 makin lancar..


                  |

                    Mas Anton salam kenal. Iyaa kami di Avatara88 sangat selektif memilih tawaran film yang masuk. Sebelum menerima sebuah project film, kami baca script dulu, bertemu produser dan sutradara dulu baru memutuskan untuk ambil atau menolak project film yang ditawarkan


                    |

                      Related Stories

                      Recommendations

                      Giri Marhara, Hidup Berkubang Sampah
                      18 13
                      Wiji Thukul: Melawan dan Menghilang
                      14 1
                      INSIDE: Denyut Penjara Perempuan Tangerang
                      5 0
                      Jejak Habib di Indonesia
                      5 6
                      Penyambung Lidah Para Presiden
                      9 8
                      Kritik dan Aplaus untuk Klub-klub Sepak Bola yang Berganti Logo
                      5 6
                      Perdagangan Film Biru di Kawasan Glodok: Keping DVD dan Flashdisk
                      4 1
                      VIDEO: Mengenang Wiji Thukul
                      9 1
                      Habib Rizieq Mengaku Hanya Melakukan Koreksi Soal Logo Palu Arit
                      0 0
                      Mantan Wamen Nyupir, Why Not?
                      27 19