kumparan
18 Oktober 2019 11:52

KPK Geledah Kantor Wali Kota Medan

KPK-PERIKSA.jpg
Petugas KPK saat menggeledah kantor Wali Kota Medan | Foto : Sumut News
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Wali Kota Medan pasca OTT terhadap Dzulmi Eldin, Jumat (18/10/2019).
ADVERTISEMENT
Penggeledahan dilakukan di sejumlah ruangan yang disegel di kantor Wali Kota Medan, yang berada di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan.
Para petugas sebagian ada yang mengenakan rompi KPK, dan sebagian lainnya mengenakan pakaian sipil.
Sejumlah polisi dan petugas Satpol PP juga terlihat mengawal jalannnya penggeledahan.
Terlihat petugas memeriksa ruang Wali Kota Dzulmi Eldin yang berada di lantai dua. Sementara petugas lainnya memeriksa ruangan Subbagian Protokoler dan Bagian Umum yang berada di lantai 1.
Terlihat pula dalam penggeledahan ajudan Wali Kota Medan, Andika, yang berstatus terperiksa ikut dibawa ke ruang Subbag Protokoler.
Belum ada keterangan dari petugas KPK terkait penggeledahan yang dilakukan, temasuk apa saja yang disita.
KPK-PERIKSA-1.jpg
Tim KPK saat menggeledah kantor Wali Kota Medan | foto : Sumut News
Diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, pada Rabu 16 Oktober 2019.
ADVERTISEMENT
Pasca OTT itu, KPK menetapkan Dzulmi Eldin sebagai tersangka kasus dugaan suap. Eldin pun ditahan selama 20 hari ke depan.
Selain Eldin, KPK juga mehanan Kadis PUPR Kota Medan Isa Ansyari, dan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar. Mereka ditahan di rumah tahanan yang berbeda.
Eldin dan Syamsul disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara, Isa dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan