News
·
29 Agustus 2020 23:31

Pencarian Dihentikan, Remaja Tenggelam di Perairan Danau Toba Belum Ketemu

Konten ini diproduksi oleh SUMUT NEWS
Pencarian Dihentikan, Remaja Tenggelam di Perairan Danau Toba Belum Ketemu (40647)
searchPerbesar
Tim SAR gabungan mencari remaja yang tenggelam di perairan Danau Toba. Foto: Istimewa
MEDAN | Pencarian Imran Butar-butar (19) yang tenggelam di perairan Danau Toba, tepatnya di objek wisata Desa Tongging, Karo, Sumut, dihentikan.
ADVERTISEMENT
Penghentian ditetapkan setelah tujuh hari pencarian, namun warga Kabupaten Simalungun tersebut tak kunjung ditemukan.
Demikian dikatakan Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Sabtu malam (29/8).
"Hingga saat ini pencarian hari ketujuh. Berdasarkan hasil evaluasi tim dilapangan dengan keluarga korban, maka disepakati operasi SAR pencarian korban dihentikan. Pihak keluarga juga telah mengikhlaskan korban," katanya.
Sariman mengatakan, Tim SAR telah berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban.
Tim menggunakan perahu LCR milik Basarnas dan Dit Samapta Poldasu untuk menyisir perairan Danau Toba.
Pencarian dimulai dari lokasi korban tenggelam tenggelam hingga mengarah ke Timur (Desa Sibolangit) serta ke arah Barat (Desa Tongging).
"Pencarian dilakukan sebanyak tiga jali setiap harinya. Banyaknya palung (lubang dalam danau) diduga menghambat pencarian korban," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Penyelaman dibantu dengan kamera bawah air (Vibrascope) milik Dit Samapta Poldasu, namun korban tetap tidak ditemukan.
Diberitakan, korban bersamatemannya datang pada Minggu (23/8).
Korban bersama seorang temannya bernama Joni Sinaga kemudian berlomba berenang ke tengah danau dengan jarak 10 meter dari bibir pantai.
Saat sampai di tengah mereka mencoba kembali ke bibir pantai. Namun, korban diduga kehabisan tenaga dan kehilangan kendali sehingga mencoba meminta tolong.
Rekan korban mencoba berbalik arah dan menolong. Karena tidak kuat dan kehabisan tenaga korban tidak tertolong dan tenggelam. | SUMUTNEWS