kumparan
19 Sep 2019 22:42 WIB

Pengusaha RI dan Asean Bidik Kerja Sama Bisnis Rp1 Triliun

SumutNews.com | Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) bersama Young Enterpreneur Network Development (YEN-D) menargetkan kerja sama bisnis sebesar Rp 1 triliun.
ADVERTISEMENT
Penjajakan bisnis ini melalui Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 yang digelar pada 20-22 September 2019 di Jakarta.
Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 merupakan tindak lanjut kerja sama IMT GT di bawah supervisi Kementerian Koordinator Perekonomian. Pertemuan pertama dilaksanakan di Thailand pada Maret 2019.
Ketua Pelaksana Masbukhin Pradana mengatakan, peserta Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 dikelompokkan menjadi 16 sektor yang terdiri dari accessory, jewelry, cosmetics, fashion & apparel, agriculture, automotive, transportation & logistics, clothing and garments, tooling & construction.
Selain itu, consumer goods & services, education, electricm, gadgets & home appliances, food & beverage, furniture, marine industry, packaging, pharmaceuticals & biotechnology,real estate, technology & digital services serta energy.
ADVERTISEMENT
"Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 akan dihadiri 400 pengusaha, terdiri 300-an pengusaha Indonesia, 70 pengusaha YEND Thailand, 10 staf Kementerian Ekonomi Thailand, pengusaha Malaysia, pengusaha Myanmar, " katanya dalam keterangannya yang diterima, Kamis (19/9/2019).
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Japnas, Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan kegiatan Japnas lebih cenderung pada program pengayaan pasar, membangun sinergitas, kerja sama usaha, dan pemetaan pasar.
“Kegiatan ini merupakan manifestasi positioning Japnas sebagai action group," ujarnya.
Ia mengatakan, dengan membagi menjadi 16 sektor ini diharapkan dapat mewakili unit usaha yang dapat bersinergi secara riil.
“Kami ingin dorong peserta untuk menjalin kerjasama B to B sehingga target kerja sama sebesar Rp 1 triliun dapat tercapai," ungkap Chairman Bluebird Group ini.
ADVERTISEMENT
Ketua Harian Japnas, Widiyanto Saputro mengatakan, Japnas-YEN D South East Asia Business Matching 2019 merupakan upaya nyata Japnas menjajaki pasar Asean.
"Ini upaya membuka pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Ia mengatakan, perluasan pasar ini merupakan hasil kerja sama Japnas dengan Kemko Perekonomian di area BIMP-EAGA (Brunei Darussalam, Indonesia- Malaysia East Asean Growth Area), IMT-GT (Indonesia-Malaysia- Thailand Growth Triangle) dan area Pasifik.
“Kegiatan ini akan mendorong para pengusaha dalam negeri berekspansi keluar,” tambahnya.
Presiden YEN-D Indonesia Doni Teguh berharap pertemuan bisnis ini diharapkan akan membuka jaringan persahabatan yang luas di antara negara-negara peserta.
"Dampak lebih lanjut dapat membantu perkembangan perekonomian regional, khususnya Indonesia," pungkasnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan