kumparan
17 Sep 2019 17:54 WIB

PNS Pemprov Sumut Dipastikan Tak Terlibat Pencurian Uang Rp 1,6 M

MEDAN, SumutNews.com | Polisi masih menyelidiki hilangnya uang Rp 1,6 miliar milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dugaan sementara, kasus itu murni tindak pidana pencurian dan tidak melibatkan orang dalam.
ADVERTISEMENT
Sempat muncul asumsi di masyarakat bahwa hilangnya uang itu melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemprov Sumut. Namun, hal ini dibantah Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Medan, Kompol Aron Siahaan.
"Murni tindak pidana pencurian. Tidak ada keterlibatan oknum-oknum di jajaran Pemprov Sumut di sana," kata Aron, Selasa (17/9).
Namun, Aron enggan mengungkapkan temuan dari hasil penyelidikan tersebut. Ia juga belum mau menyebutkan kapan kasus hilangnya uang tersebut akan terungkap.
"Yang jelas kasus ini sudah ada perkembangan lebih jauh," pungkasnya.
Sebelumnya, uang Rp 1,6 miliar hilang dari dalam mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1875 ZC yang diparkir di halaman parkir Kantor Gubernur Sumut pada Senin sore (9/9).
ADVERTISEMENT
Uang itu diambil oleh ASN Pemprov Sumut, Budianto (40); dan pegawai honorer Biro Perbekalan Pemprov Sumut, Indrawan Ginting (36), dari Bank Sumut.
Uang tersebut rencananya akan disalurkan sebagai honor kegiatan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). 
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan