kumparan
11 Desember 2019 10:53

Klopp Omeli Penerjemah Bahasa Jerman saat Konferensi Pers

Juergen Klopp
Juergen Klopp, pelatih Liverpool, di laga kontra Red Bull Salzburg. Foto: REUTERS/Michael Dalder
Ada insiden menarik jelang laga pekan keenam fase grup Liga Champions 2019 antara Red Bull Salzburg kontra Liverpool. Ini terjadi pada sesi konferensi pers yang dihadiri oleh Jordan Henderson dan Juergen Klopp di hadapan para wartawan.
ADVERTISEMENT
Pemicu insiden itu adalah ketika ada seorang jurnalis yang bertanya dalam bahasa Inggris kepada Henderson. Bukan pertanyaan yang kontroversial, sih.
"Jordan, kalian (Liverpool) kini berada dalam situasi di mana kalian membutuhkan poin agar bisa lolos dari fase grup. Apakah kalian merasakan tekanan yang berbeda, mengingat kalian adalah juara Liga Champions?" tanya si wartawan.
Asal tahu saja, sebelum laga itu berlangsung, Liverpool bisa saja gagal lolos ke babak 16 besar jika kalah dari Salzburg. Namun, kapten The Reds itu menjawabnya dengan relaks, juga dalam Bahasa Inggris.
"Enggak, saya rasa sama saja. Kami harus bermain [bagus], kami harus memastikan diri lolos ke fase selanjutnya, yang mana pernah kami lakukan sebelumnya," jawab pemain 29 tahun itu.
ADVERTISEMENT
"Tapi, ya, bukan berarti bakal gampang dan kami harus berusaha. Kami bisa belajar dari pengalaman, kami tahu harus bagaimana, dan kami tahu ini (melawan Salzburg) bakal sulit."
Jordan Henderson
Kapten Liverpool, Jordan Henderson. Foto: Paul ELLIS / AFP
"Tapi, kami punya kepercayaan diri dan kemampuan, dan saya pikir kalau kami bermain pada level kami yang seperti biasanya dan kami yakin bisa, maka kami bisa meraih hasil positif," tambahnya..
Masalah terjadi ketika jawaban Henderson itu diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman. Sekadar informasi, bahasa Jerman adalah bahasa nasional di Austria, sehingga kehadiran penerjemah untuk bahasa Jerman tentu diperlukan.
Masalahnya, Klopp merasa penerjemah telah salah dalam melakukan tugasnya. Eks juru taktik Borussia Dortmund itu menyanggah si penerjemah karena merasa hasil terjemahannya membuat konteks jawaban Henderson jadi berbeda.
ADVERTISEMENT
Kurang lebih, si penerjemah itu bilang begini, "Ya, kami sepenuhnya menyadari bahwa ini mungkin enggak berhasil. Kami enggak merasa terbebani sama sekali. Kami ingin menjalaninya dengan santai saja (lightly)".
Kalimat terjemahan terakhir itulah yang kemudian dipermasalahkan oleh Klopp. Klopp lantas bilang, "Sialan, ini ada pelatih berbahasa Jerman duduk di sini".
"Dia enggak bilang mau main santai, melainkan sadar ini adalah laga yang sulit. [Itu] sesuatu yang normal. Anda harus pasang kuping, atau saya juga bisa bantu menerjemahkan, enggak susah. Saya lagi di mode kompetisi, nih," tegas Klopp.
Well, jangan macam-macam dengan Klopp, terutama kalau dia lagi on fire. Namun seenggaknya, ini bakal jadi pengalaman berharga dalam hidup si penerjemah.
Laga yang berlangsung Rabu (11/12/2019) dini hari WIB itu sendiri dimenangi oleh Liverpool dengan skor 2-0. Mereka lolos ke 16 besar, sedangkan Salzburg tersingkir ke Liga Europa.
ADVERTISEMENT
---
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersey original.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan