Konten dari Pengguna

Peran Taman Bacaan Membangun Disiplin Membaca Anak

Syarif Yunus
Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
23 Oktober 2025 10:32 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Peran Taman Bacaan Membangun Disiplin Membaca Anak
Anak-anak yang disiplin membaca, selalu datang ke taman bacaan sesuai waktunya. Membaca jadi kebiasaan baik yang membentuk karakter anak
Syarif Yunus
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Di zaman begini menanamkan anak disiplin membaca memang tidak mudah. Seperti menanam pohon, membuat anak disiplin membaca butuh waktu, perhatian, dan keteladanan. Agar tumbuh kuat dan berakar dari dalam. Orang tua, lingkungan sosial, sekolah bahkan taman bacaan masyarakat perlu bahu-membahu untuk membangun tradisi disiplin membaca di kalangan anak-anak.
ADVERTISEMENT
Peran itulah yang dijalankan TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor yang selalu memfasilitasi akses bacaan untukanak-anak usia sekolah. Minimal seminggu 3 kali, anak-anak dari 4 desa secara rutin membaca di taman bacaan. Membaca buku yang dijadikan aktivitas penyeimbang sepulang sekolah, bahkan daripada bermain gadget. Selain disiplin membaca buku, anak-anak TBM Lentera Pustaka pun saling berinteraksi dan berkreasi di taman bacaan.
Disiplin memang dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil, seperti membaca buku secara rutin. Bila jam baca tiba, anak=anak datang tepat waktu, mengambil buku di rak, hingga mengembalikan buku ke tempat semual setelah usai membaca. Melalui disiplin membaca, pada akhirnya terbentuk karakter anak-anak yang baik dan kokoh. Di TBM lentera Pustaka, disiplin bukanlah hukuman, melainkan pembiasaan.
Anak-anak yang membaca di taman bacaan
Disiplin membaca juga jadi simbol pentingnya anak-anak menghargai setiap usaha kecil, seperti mengatur waktu untuk selalu dekat dengan buku. Sekecil apa pun, perilaku disiplin anak-anak patut diberikan apresiasi. “Terima kasih Nak, sudah datang dan rajin membaca buku di taman bacaan”.
ADVERTISEMENT
Disiplin membaca yang terjadi di TBM lentera Pustaka juga tidak lepas dari peran orang tua, yang selalu mengantar anaknya ke taman bacaan. Sebab disiplin membaca akan lebih kuat bila mendapat dukungan dari rumah, dari orang tua. Sehingga kebiasaan membaca menjadi bagian yang diajarkan di lingkungan keluarga dan taman bacaan itu sendiri.
Tentu, melatih disiplin membaca anak-anak tidak bisa instan. Tapi hasilnya akan terasa sepanjang hidup anak-anak nantinya. Saat pengelola atau relawann sabar menuntun langkah kecil anak-anak untuk membaca mka perlahan akan lahir generasi bangsa yang tangguh, bertanggung jawab, dan berkarakter kuat. Karena sejatinya, disiplin bukan hanya tentang patuh pada aturan, tapi tentang menghormati waktu, tanggung jawab, dan diri sendiri seperti yang dibiasakan anak-anak TBM Lentera Pustaka. Salam literasi!
ADVERTISEMENT