kumparan
24 Mei 2018 16:24

Sempat Alot, Definisi Terorisme Ini Akhirnya Disepakati Pansus DPR

“Apakah dapat disetujui RUU perubahan UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dibawa pada pembicaraan Tingkat II untuk segera disahkan,” kata Ketua Pansus Terorisme M. Syafi’i yang langsung disetujui peserta rapat.
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, RUU tersebut siap dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk diambil keputusan. Sebelum Ketua Pansus mengambil keputusan, 10 fraksi telah memaparkan pandangan masing-masing mengenai isi RUU tersebut.
Selama pembahasan RUU, Pansus membangun suasana tanpa faksi sehingga memasukkan norma baru ataupun mengubah norma yang ada dilakukan tanpa pemungutan suara, melainkan disepakati secara aklamasi.
Definisi terorisme
Salah satu yang menjadi sorotan adalah mengenai definisi terorisme karena selama pembahasannya masih ada dua fraksi yang tidak sepakat adanya frasa motif politik, ideologi dan gangguan keamanan, yaitu Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKB.
Namun dalam pandangan fraksi di dalam Rapat Pleno Pansus, kedua fraksi tersebut menyatakan mendukung definisi terorisme alternatif kedua yang dirumuskan Pansus bersama pemerintah.
ADVERTISEMENT
Definisi alternatif kedua itu menyebutkan terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror, atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik atau gangguan keamanan.
Rapat pleno berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, serta dihadiri oleh Menkumham, Panglima TNI, Polri, dan BNPT.
The post Sempat Alot, Definisi Terorisme Ini Akhirnya Disepakati Pansus DPR appeared first on Tandaseru.id.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan