• 0

Sudah Cukup Alasan KPK Menahan Fahmi Darmawansyah

Sudah Cukup Alasan KPK Menahan Fahmi Darmawansyah



Fahmi Darmawansyah

Fahmi Darmawansyah masuk ke dalam mobil tahanan KPK (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Direktur PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah resmi ditahan penyidik KPK usai diperiksa selama 9 jam, Jumat (23/12).
Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan KPK telah mengantongi alasan yang kuat untuk menahan suami Inneke Koesherawati itu.
"Dari rangkaian proses gelar perkara FD (Fahmi), maka disepakati keputusan bahwa FD ditahan," ujar Febri di gedung KPK, Jumat (23/12).
Febri menyebut Fahmi akan ditahan di Rutan Guntur, Jakarta Selatan. Tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan satelllite monitoring pada Bakamla itu akan ditahan selama 20 hari pertama.
Menurut Febri, penahanan terhadap FD telah sesuai pasal 21 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Di situ dijelaskan, ujar Febri, penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan terhadap seseorang apabila sudah memenuhi dua alasan, yakni alasan subjektif dan objektif.

Penyidik memiliki kewenangan untuk melakukan penahanan terhadap seseorang apabila sudah memenuhi dua alasan, yakni alasan subjektif dan objektif.

- Febri Diansyah

Fahmi menjadi tersangka keempat yang ditahan oleh KPK terkait kasus ini. Dia diduga turut menyuap Eko Susilo Hadi, Deputi bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla.
Kasus ini terungkap dari tangkap tangan yang dilakukan KPK.
"Terkait dengan peran masing-masing, apakah sebagai pemberi, perantara, atau penyandang dana, itu akan kami ungkap secara rinci pada proes berikutnya. Tapi benar bahwa KPK sudah memiliki bukti yang signifikan dan meyakinkan untuk bisa meningkatkan status ini jadi penyidikan," papar Febri.

Fahmi Darmawansyah

Fahmi Darmawansyah usai diperiksa KPK (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)


HukumNewsSuap Pejabat BakamlaKPK

500

Baca Lainnya