• 1

Banjir di NTB, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan

Banjir di NTB, Sejumlah Penerbangan Dibatalkan



Ilustrasi Penerbangan Delay

Ilustrasi penerbangan yang ditunda atau dibatalkan akibat cuaca buruk. (Foto: Muhammad Iqbal / Antara)
Sejumlah penerbangan menuju Bandara Sultan Salahudin, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), terpaksa dibatalkan akibat banjir dan cuaca buruk yang melanda daerah tersebut. Banjir tersebut menyebabkan bandara menjadi terendam.
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Lombok Internasional Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita membenarkan adanya pembatalan sejumlah penerbangan dari LIA ke Bima begitu juga sebaliknya. Pembatalan tersebut juga berlaku untuk tujuan bandara Brang Biji, Sumbawa.
"Pembatalan ini akibat cuaca buruk yang terjadi di Bima dan Sumbawa," kata Ardita seperti dilansir Antara, Kamis (22/12).
Ardita menyebut akibat cuaca buruk tersebut, maskapai Garuda Indonesia (GA) 7024 tujuan Bima harus terpaksa kembali ke LIA akibat tidak bisa mendarat, meskipun telah mencoba melakukan penerbangan sebanyak 2 kali.
"Bagi penumpang yang batal berangkat oleh pihak maskapai ada yang diinapkan di hotel dan menerima pengembalian uang," ungkap dia.
Ardita mengaku belum bisa memastikan hingga kapan penundaan akan dilakukan. Menurut dia, hal tersebut tergantung perkembangan cuaca yang ada.
Selain terjadi pembatalan penerbangan, sejumlah keberangkatan dan kedatangan pesawat dari dan menuju LIA harus mengalami penundaan (delay) akibat cuaca buruk tersebut.
"Keberangkatan ada lima yang tertunda dan kedatangan ada empat," ujar dia.
Tingginya intensitas hujan di Pulau Sumbawa menyebabkan sejumlah daerah mengalami banjir besar seperti yang melanda Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumbawa. Akibat banjir bandang tersebut, ribuan rumah di kota Bima terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB H Muhammad Rum di Mataram, Rabu, mengatakan banjir bandang yang melanda kota Bima itu terjadi sejak pukul 14.00 Wita sehingga menyebabkan seluruh kota Bima di kepung banjir.

Banjir Setinggi 2 Meter Terjang NTB

Dua warga bertahan di tengah rendaman banjir di NTB (Foto: Dokumentasi BNPB)
Saat ini kata dia, pihak pemerintah daerah, dibantu TNI, Polri, MDMC, dan sejumlah relawan lain masih berupaya melakukan evakuasi dan pengobatan bagi warga yang luka-luka akibat banjir tersebut. Bahkan, tahanan di lembaga pemasyarakat kota Bima juga ikut dievakuasi.
Ia mengatakan, ketinggian air saat ini mencapai 2 meter di wilayah Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na'e. Untuk membantu warga, pihaknya tekah menyiapkan sejumlah kebutuhan sementara, seperti perahu evakuasi, tenda darurat, selimut, air bersih, makanan, obat-obatan, pakaian, dan lainnya.
Selain kota Bima, lanjut Muhammad Rum, banjir bandang juga menerja sejumlah wilayah di Kabupaten Bima. Bahkan dari laporan yang diterima BPBD NTB, 25 rumah rusak berat. Bahkan, di Desa Maria Utara 5 rumah hanyut 3 rusak. Sedangkan, di Desa Kambilo, masyarakat dievakuasi sebanyak 50 orang di Paruga To'i.
"Tidak hanya itu 1 unit jembatan provinsi juga putus," sebut dia.

NewsBencana AlamBanjirPenerbangan Ditunda

500

Baca Lainnya