• 7

Cerita Rakyat Jadi Penyelamat Warga Simeulue dari Tsunami Aceh

Cerita Rakyat Jadi Penyelamat Warga Simeulue dari Tsunami Aceh



Tsunami Aceh

Masyarakat Banda Aceh membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana tsunami. (Foto: Tyler J. Clements via Wikimedia)
Tragedi gempa dan tsunami dahsyat melanda kawasan Aceh pada 12 tahun silam. Pemerintah mengatakan sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi dan penanggulangan jika bencana kembali menimpa bumi serambi mekah itu lagi.
Salah satunya adalah dengan memberikan pembekalan kepada masyarakat sehingga dapat tanggap dalam menghadapi bencana tsunami.
Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Aceh, Frans Dellian, menyebut cerita rakyat dari Warga Simeulue dapat dijadikan inspirasi pada warga lain bagaimana menghadapi tsunami.

Tsunami Aceh

Landing Craft Air Cushion AS datang beri bantuan untuk warga di kota Meulaboh. (Foto: Bart A. Bauer via Wikimedia)
Daerah Simeulue menjadi titik yang paling dekat dengan pusat gempa pada tahun 2004 lalu. Namun, justru korban di daerah sana bisa disebut kecil, hanya 7 orang meninggal.
"Karena memang 100 tahun lalu di sana pernah tsunami juga, sehingga ada cerita rakyat seperti legenda, kalau seandainya melihat air laut surut, maka lari ke gunung. Nah akibat cerita rakyat yang sudah turun temurun itu yang membuat masyarakat selamat," ungkap Frans, saat dihubungi kumparan, Senin (26/12).
Menurut Frans, cerita rakyat Simeulue itu kemudian dijadikan bahan pembelajaran bagi yang lain sebagai pengetahuan dalam menghadapi bencana tsunami, termasuk kepada anak-anak sekolah.
"Cerita itu jadi bahan dongeng dalam bentuk buku-buku kartun segala macam disampaikan pada anak-anak sekolah. Dan ini juga sudah dicontoh oleh banyak negara yang lain. Karena alhamdulillah kemarin penanganan tsunami paska bencana di Aceh dapat berjalan dengan baik, sehingga banyak dijadikan referensi oleh negara-negara lain," papar dia.

Tsunami Aceh

Sampah dan puing-puing di pusat kota Banda Aceh, menyusul Tsunami besar 26 Desember 2004. (Foto: Michael L. Bak via Wikimedia)
Antisipasi lain yang disiapkan pemerintah setempat adalah dengan memperbanyak fasilitas-fasilitas umum dalam menghadapi bencana. Seperti misalnya papan petunjuk informasi untuk warga jika sewaktu-waktu tsunami kembali melanda.
"Kami suka membuat plang-plang seperti jalur evakuasi kalau seandainya terjadi bencana lagi, jalur-jalur evakuasi kemana, titik-titik evakuasi kemana. Kami juga ada sirine-sirine peringatan seandainya ada gempa yang berpotensi tsunami, masyarakat bisa mengungsi," kata dia.
Selain itu, Frans menyebut pemerintah sudah membangun Escape Building 4 lantai yang bisa digunakan warga jika ada tsunami melanda. Menurut Frans, masyarakat bisa berlindung di gedung yang disebutnya tahan gempa serta tsunami.
"Kalau seandainya terjadi gempa, Insya Allah bangunan itu tahan gempa, dan kalau tsunami, masyarakat bisa mengungsi ke situ, sehingga bisa terhindar dari tsunami, diharapkannya demikian, ada sekitar 7 titik kalau di kota Banda Aceh," sebut Frans.

Tsunami Aceh (Tidak untuk cover)

Lampuuk, Aceh usai diterjang tsunami 2004 (atas). Kondisi Lampuuk 10 tahun pasca tsunami (bawah). (Foto: Getty Images)
Dia menyebut gedung-gedung itu terletak di kota Banda Aceh dekat pantai. "Iya di daerah-daerah pinggiran pantai, tentunya pengalaman sebelumnya daerah itu akibat bencana tsunami lumayan parah," ujar dia.

Bencana AlamNewsGempa AcehTsunami AcehAceh

500

Baca Lainnya