• 2

Firasat Istri Korban Perampokan Pulomas

Firasat Istri Korban Perampokan Pulomas



Perampokan Pulomas

Tasro, supir korban perampokan Pulomas (Foto: Aprilandika Pratama)
Para korban perampokan sadis di Pulomas Jakarta Timur yang meninggal langsung dibawa ke Rumah Sakit Kartika, Selasa (27/12). Salah satu korban tewas adalah seorang sopir yang bernama Tasrok.
Tasrok bekerja sebagai sopir Dodi Triono, pemilik rumah yang dirampok itu. Endah (29), istri tasrok, menyebut suaminya sudah bekerja selama 2 tahun untuk Dodi.
"Iya sudah lama, ada 2 tahun," kata Endah kepada kumparan saat ditemui di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Jakarta Timur.

Perampokan Pulomas

Keluarga Tasro, supir korban perampokan Pulomas (Foto: Aprilandika Pratama)
Endah mengaku sempat curiga dengan kondisi suaminya karena sempat sulit dihubungi sejak Senin sore (26/12). Menurut Endah, suaminya memang setiap hari menumpang tidur di rumah majikannya. Sementara dia tinggal di daerah Rawamangun, Jakarta Timur.
"Kemarin sore ditelepon itu hapenya gak aktif, kirain aku pergi sama bosnya, aku hubungi jam 5 sudah gak aktif," ujar Endah.
Endah langsung mendatangi rumah majikan suaminya tersebut keesokan harinya. Sebab, dia masih merasa mendapat firasat tidak enak.
Firasat itu kemudian terjawab saat dia tiba di lokasi. Endah datang bersamaan dengan polisi yang mencoba untuk membuka rumah.
"Aku dateng baru dibuka distu, dibuka rumahnya sama tukangnya," ujar Endah.

Perampokan Pulomas

Rumah korban perampokan di Pulomas. (Foto: Wandha Hidayat/kumparan)
Perampokan disertai pembunuhan sadis diduga terjadi di sebuah rumah di Pulomas, Jakarta Timur. Sebelas orang menjadi korban, 5 diantaranya meninggal.
Saat ditemukan, para korban berada di kamar mandi berukuran 1,5x1,5 meter. Para korban yang masih hidup langsung dibawa ke rumah sakit. Polisi masih mengusut kasus ini.


Breaking NewsNewsKriminalPerampokan Pulomas

500

Baca Lainnya