KPK Tahan Bupati Muara Enim Edison
·waktu baca 2 menit

KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Keempatnya sudah langsung ditahan.
Penetapan ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Senin (8/6).
“Kemudian dari penyidikan tersebut, KPK juga sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka, di mana dalam penyidikan ini ditetapkan 4 orang sebagai tersangka,” ujar juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/6).
Keempat tersangka tersebut terdiri dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta, antara lain:
1. Bupati Muara Enim, Edison;
2. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muara Enim tahun 2026, Abi Nurwardani;
3. Adi Triyadi yang merupakan keponakan bupati;
4. Cory Erin Hardi yang bertindak sebagai marketing PT Millenium Solusi Abadi.
Budi mengonfirmasi bahwa salah satu tersangka tersebut memang memiliki hubungan keluarga dengan sang bupati, yaitu Adi Triyadi.
"Benar merupakan kerabat (keponakan) Bupati," ujar Budi kepada wartawan.
Keempatnya sudah ditahan penyidik usai menjalani pemeriksaan. Edison keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6) pukul 16.20 WIB.
Dia mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan tangan diborgol. Edison langsung berjalan menunduk menuju mobil tahanan tanpa memberikan pernyataan apa pun untuk dibawa ke Rutan Gedung Merah Putih KPK.
Adapun kasus korupsi ini berpusat pada suap proyek-proyek di lingkup Disdikbud Muara Enim. Dari hasil penindakan, KPK berhasil menyita barang bukti bernilai total hampir Rp 2 miliar. Barang bukti tersebut diamankan dalam bentuk saldo di rekening serta uang tunai pecahan Rupiah, Dolar, hingga Riyal.
Untuk menyamarkan aliran uang suap dari pihak swasta, para tersangka mempraktikkan skema pinjam nama atau nominee. Mereka memanfaatkan identitas pegawai di level bawah, termasuk office boy (OB), untuk membuka dan menutup rekening penampungan secara bergantian agar tidak mudah terlacak.
Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, keempat tersangka tersebut kini resmi ditahan oleh KPK. Bupati Edison terpantau telah meninggalkan Gedung KPK pada pukul 16.20 WIB untuk dibawa menuju Rutan Gedung Merah Putih KPK bersama tersangka lainnya. KPK dijadwalkan akan menggelar konferensi pers secara resmi pada sore ini untuk menjelaskan detail konstruksi utuh perkara tersebut.
