• 0

Penukaran Uang Baru Ludes, Warga Salahkan Petugas BI

Penukaran Uang Baru Ludes, Warga Salahkan Petugas BI



Penukaran Uang Desain Baru

Kondisi warga saat mengantri dan meluapkan kekesalan kepada pihak keamanan karena jatah uang penukaran sudah habis. (Foto: Aprilandika Pratama)
Antusiasme warga terhadap hadirnya desain uang rupiah baru, baik bentuk uang kertas maupun logam terbilang sangat tinggi. Hal itu tergambarkan dari langsung ludesnya stok uang baru dari mobil penukaran uang keliling yang berada di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (20/12).
Pihak keamanan BI di mobil keliling, Arief Setiono, menjelaskan kepada kumparan, pihaknya menggunakan sistem kupon untuk penukaran uang. Dia menyebut terdapat 60 kupon yang disediakan untuk ditukarkan pada hari ini.
Tak dinyana, baru sampai urutan ke 53, modal uang baru yang disiapkan hari itu sudah ludes. Kontan hal tersebut menyulut emosi beberapa orang yang sudah terlanjur mengantri dan memegang nomor kupon tetapi tidak memperoleh uang baru.
Orang yang mengantre menyayangkan minimnya sosialisasi mengenai jumlah uang baru yang dibawa oleh pihak BI. Meskipun sebelum pembagian kupon, Arief sudah mengingatkan bahwa jumlah uang dan kupon yang disediakan terbatas.

Penukaran Uang Desain Baru

Ekspresi kekesalan warga karena jatah uang penukaran desain baru sudah habis. (Foto: Aprilandika Pratama)
Banyak masyarakat yang tidak kebagian jatah penukaran uang baru terus melontarkan protes kepada pihak keamanan BI. Bahkan dari kerumunan tersebut ada seorang pria yang melontarkan kekesalannya karena menilai penukaran itu tidak mendahulukan warga sekitaran Rawamangun terlebih dahulu.
"Saya sudah lama ngantri masa gak dapet uangnya sih pak, harusnya tuh ngelayanin penukaran untuk warga sekitaran Rawamangun saja. Warga Rawamangun diprioritasin dulu, bukannya yang dari daerah lain dulu," gerutu seorang bapak-bapak kepada Arief.
"Saya sudah ingatkan kupon dan modal terbatas, jadi maaf kalau misalnya nanti kupon atau modal habis sebelum waktu tutup jam 16.00 WIB," jawab Arief pada bapak tersebut.

Mata Uang Pecahan Baru Rp 100.000, Rp 50.000 dan Rp 20.000

Mata Uang Pecahan Baru Rp 100.000, Rp 50.000 dan Rp 20.000 (Foto: Fanny Kusumawardhani)
Namun hal tersebut dapat diredam dengan memberikan beberapa solusi yang dapat ditempuh warga untuk memperoleh uang baru tersebut. Yakni dengan menukarkan uang di Bank Indonesia yang berada di kawasan Juanda, Jakarta Pusat.

Uang BaruPerbankanEkonomiKeuanganBank Indonesia

500

Baca Lainnya