• 8

Peringatan 12 Tahun Tsunami Aceh Digelar di Masjid Baiturrahmin

Peringatan 12 Tahun Tsunami Aceh Digelar di Masjid Baiturrahmin



Masjid Baiturrahim

Masjid Baiturrahim Ulee Lheue satu-satunya bangunan yang tersisa dari tsunami (Foto: Jacob J. Kirk/U.S. Navy via Wikimedia Commons)
Peringatan 12 tahun tragedi gempa dan tsunami di Aceh berlangsung hari ini, Senin (26/12). Acara peringatan difokuskan di daerah Ulee Lheule, tepatnya di Masjid Baiturrahim.
Masjid itu dipilih bukan tanpa alasan. Masjid itu menjadi ground zero peristiwa yang terjadi pada 12 tahun yang silam itu.
"Karena Masjid Ulee Lheule tetap kokoh tegak berdiri meski dihantam tsunami," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Gunawan, saat dihubungi kumparan.

Tsunami Aceh

Landing Craft Air Cushion AS datang beri bantuan untuk warga di kota Meulaboh. (Foto: Bart A. Bauer via Wikimedia)
Secara terpisah, Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Aceh, Frans Dellian, mengungkapkan setiap kota dan kabupaten di Aceh juga turut memperingati 12 tahun gempa dan tsunami Aceh. Namun Pemerintah Provinsi Aceh menggelar acara utamanya di Ulee Lheule.
"Peringatannya kalau yang pemerintah provinsi memfokuskan acaranya di Ulee Lheue, di Ulee Lheue ada di dua tempat, pagi tadi ziarah dulu di kuburan massal, kemudian jalan kaki ke Masjid Ulee Lheue sekitar 300 meter, acara utamanya dilaksanakan di Masjid Ulee Lheue," papar Frans.

Tsunami Aceh

Sampah dan puing-puing di pusat kota Banda Aceh, menyusul Tsunami besar 26 Desember 2004. (Foto: Michael L. Bak via Wikimedia)
Menurut Frans, acara peringatan diisi dengan zikir, doa bersama, serta tausyiah. Setidaknya ada ribuan warga turut datang dalam acara yang juga dihadiri para pejabat setempat. Diantaranya Kapolda Aceh Inspektur Jenderal Polisi Rio S Djambak, plt Gubernur Aceh Mayjend TNI (Purn) Soedarmo, Wali Kota Banda Aceh Hasanudin, tokoh masyarakat, hingga para keluarga korban.
"Jadi pada prinsipnya, seluruh kabupaten kota di Aceh juga memperingati 12 tahun tsunami ini, untuk acaranya zikir dan doa bersama," ujar dia.
Gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 Skala Richter melanda Aceh pada hari ini pada tahun 2004 pukul 07.59 WIB. Tak lama kemudian muncul banjir bandang, yang kemudian diketahui tsunami.
Peristiwa ini membuat istilah tsunami akrab di telinga rakyat Indonesia. Dalam beberapa jam, tsunami terjadi di 8 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, Bangladesh, Srilangka, India, Maladewa, Somalia dan Kenya.
Pada 27 Desember 2004, PBB menyatakan bencana gempa-tsunami tersebut sebagai bencana kemanusiaan terbesar yang pernah terjadi dengan Indonesia sebagai wilayah terparah.
Merujuk data dari BNPB, di Aceh sebanyak 173.741 jiwa meninggal dan 116.368 orang dinyatakan hilang, sedangkan di Sumatera Utara 240 orang tewas. Tsunami juga mengakibatkan ribuan rumah dan bangunan rusak, dan menyebabkan hampir setengah juta orang jadi pengungsi.

NewsBencana AlamAcehGempa AcehTsunami Aceh

500

Baca Lainnya