kumparan
search-gray
News25 Oktober 2017 11:48

Persiapan Operasi Tahap 2, Dokter Terus Awasi Kondisi Retina Novel

Konten Redaksi kumparan
Kondisi terkini mata Novel Baswedan
Kondisi terkini mata Novel Baswedan (Foto: Dok.KPK)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan terus menjalani pemeriksaan mata secara intensif oleh dokter Rumah Sakit di Singapura. Pemeriksaan dilakukan guna mempersiapkan kondisi Novel guna menghadapi operasi tahap dua pada mata kirinya. Operasi itu sempat tertunda karena kondisi yang belum memungkinkan.
ADVERTISEMENT
"Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan hari ini. Jadwal cek rutin sebelum operasi tahap 2 akan dilakukan sesuai arahan dokter," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Rabu (25/10).
Febri mengungkapkan Novel kemarin sudah menjalani pemeriksaan retina dan glaukoma. Pemeriksaan tersebut, menurut Febri, dilakukan oleh dua dokter ahli yang berbeda.
"Latar belakang dilakukannya kedua pemeriksaan ini berdasarkan rekomendasi dokter adalah untuk menjaga kondisi retina dan sirkulasi cairan di dalam bola mata harus selalu dalam kondisi baik (tidak boleh ada gangguan)," ujar Febri.
Dalam pemeriksaan glaukoma, dokter mengukur tekanan bola mata Novel. Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya ditemukan bahwa pertumbuhan permukaan retina tidak merata pada mata kiri Novel. Hal tersebut yang kemudian menjadi penyebab operasi yang sedianya dilakukan pada 19 Oktober 2017 lalu menjadi tertunda.
ADVERTISEMENT
Hasil pemeriksaan tekanan mata menunjukkan bahwa tekanan mata kanan berada pada angka 17 yang artinya cukup baik. Sedangkan mata kirinya tidak dapat dilakukan test secara spesifik karena tertutup irisan gusi yang sudah ditanam di mata kirinya. Mata kiri tersebut diperkirakan sedikit lebih tinggi dari mata kanan.
Dokter juga melakukan pemeriksaan pada ketebalan kornea mata kanan Novel, yang hasilnya diketahui juga dalam keadaan normal. Kemudian, hasil tes fiksasi pada mata kanan Novel juga cukup baik, meski terdapat beberapa titik blindspot.
Selain itu, hasil vision test pada mata kanan Novel juga sangat baik. Sehingga Novel dapat membaca hingga huruf kedua terkecil.
Meski mata Novel mengalami perkembangan yang cukup signifikan, dokter tetap memberikan Novel obat tetes untuk kedua matanya. "Dokter memberikan dua macam obat tetes mata yang harus diberikan untuk menjaga tekanan bola mata," kata Febri.
ADVERTISEMENT
Selain pemeriksaan glaukoma, Novel juga menjalani pemeriksan retina dengan dokter ahli yang berbeda. "Dokter melakukan scanning bola mata menggunakan alat USG. Keadaan kedua bola mata baik," kata Febri.
Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017 usai menunaikan salat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Mata Novel pun mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga dia harus menjalani perawatan di Singapura.
Sudah 6 bulan berlalu kejadian itu berlalu, namun selama itu pula kepolisian belum berhasil menemukan pelaku penyerangan tersebut.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white