• 0

Tembok Lapas Sumbawa Roboh Akibat Cuaca Buruk

Tembok Lapas Sumbawa Roboh Akibat Cuaca Buruk



Banjir Bandang Sumbawa (jangan jadi cover)

Cucara buruk di Sumbawa mengakibatkan dinding lapas roboh. (Foto: Dokumentasi Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM)
Hujan deras dan angin kencang melanda Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, beberapa hari terakhir. Akibat cuaca buruk tersebut sejumlah fasilitas rusak, termasuk Lembaga Pemasyarakatan Sumbawa.
"Akibat cuaca yang tidak bersahabat tersebut, tembok keliling Lapas Sumbawa roboh sepanjang 60 meter," kata Kepala Bagian Sub Bagian Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Akbar Hadi dalam keterangan tertulis, Jumat (23/12).
Akbar menjelaskan, petugas lapas langsung berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat saat tembok penjara roboh. Hal tersebut untuk mengantisipasi narapidana yang kabur memanfaatkan situasi.
"Agar tidak terjadi pelarian," ujar Akbar.

Banjir Bandang Sumbawa

Dinding pagar dan tanah di Lembaga Pemasyarakatan Sumbawa rusak akibat cuaca buruk. (Foto: Dokumentasi Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM)
Selain Lapas Sumbawa, Rumah Tahanan Kota Bima juga turut terdampak cuaca buruk. Hujan deras tak kunjung berhenti menyebabkan rutan terendam banjir.
"Alhamdulillah penghuni Rutan Bima tidak sampai dievakuasi ke tempat lain akibat banjir. Namun rumah dinas petugas hingga saat ini masih tergenang," sebut Akbar.
Banjir bandang melanda Kota Bima, Kabupaten Bima, Provinsi NTB sejak Rabu (21/12). Banjir disebabkan oleh hujan deras dan mengakibatkan ribuan rumah terendam air.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menuturkan terdapat beberapa kecamatan di Kota Bima yang terendam air setinggi 1 hingga 2 meter, yakni Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda.
"Ribuan rumah terendam banjir, masyarakat dievakuasi. Tahanan di LP Kota Bima juga dievakuasi karena terendam banjir," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya.
Sutopo menambahkan, tingginya banjir yang melanda beberapa daerah di NTB itu dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda sejak Selasa (20/12). Hal tersebut dipicu oleh siklon tropis Yvette yang saat ini berada di Samudera Hindia Selatan dekat Bali.

NewsBencana AlamBanjir

500

Baca Lainnya