Pencarian populer

6 Kiat Kendalikan Emosi Berlebih

Kita semua pasti pernah mengalaminya; suatu keadaan di mana diri kita begitu kalut, takut, marah atau merasa kalah, sehingga emosi kita tidak dapat terbendung, begitu kuat dan menjadi tidak terkendalikan. Lantas bagaimana ketika emosi kita sudah benar-benar tidak terkendali.

Pepatah lama berkata “lebih baik mencegah ketimbang mengobati”. Ada banyak cara untuk mengelola emosi kita secara lebih baik dalam jangka panjang.

Berikut beberapa kiat mengelola emosi menurut Psikolog Tchiki Davis di Psychologytoday:

1. Potong pikiran negatif

Ketika hal-hal buruk terjadi, kadang-kadang kita terjebak merenungkan peristiwa tersebut, memikirkan apa yang terjadi - atau yang bisa saja terjadi - berulang kali. Seringkali siklus pemikiran inilah yang mendorong emosi kita, dan bukan peristiwa aktual itu sendiri.

Jadi untuk mengendalikan emosi ini, kita hanya perlu berhenti memikirkan pikiran-pikiran tersebut. Tentu saja, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Salah satu cara paling mudah untuk melakukannya adalah dengan mengalihkan pikiranmu. Seperti dengan pergi berjalan kaki ke luar ruangan atau sekitarmu dan bermain game.

2. Tarik napas dalam-dalam

"Ambil napas dalam-dalam" mungkin tampak seperti omong kosong yang sederhana. Tetapi sebenarnya itu bisa mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membantu menenangkan emosi negatif yang membangkitkan emosi tinggi, seperti kecemasan atau kemarahan. Jadi bernapas dalam-dalam adalah kunci dalam mengelola emosi yang sulit dikendalikan.

Karena otak memiliki waktu yang lebih sulit untuk membuat keputusan yang baik dan rasional ketika emosi berada di puncaknya, kita juga cenderung membuat keputusan yang lebih baik jika kita mengambil napas dalam-dalam terlebih dahulu. Jadi ketika emosi mulai terasa luar biasa, diamlah. Ambil napas dalam-dalam, dan turunkan emosinya yang kuat sehingga kamu dapat dengan cermat memilih apa yang harus dilakukan selanjutnya.

3. Hasilkan beberapa emosi positif

Setelah kamu sudah agak tenang, dan bisa berpikir jernih lagi, akan sangat membantu untuk mencoba memasukkan beberapa emosi positif ke dalam situasi untuk membantu mengalahkan perasaan negatif itu. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah mencari hikmah dalam apa pun yang mengganggu dirimu.

Misalnya, apakah bos kamu memberi tahu kamu bahwa kamu harus mengulang pekerjaan yang baru saja kamu lakukan? mungkin ada sebuah hikmah di baliknya bahwa pengalaman ini akan membuatmu menjadi lebih baik dalam pekerjaanmu di masa depan.

Atau, apakah kamu kesal tentang sesuatu yang dilakukan oleh pasanganmu? Ini mungkin kesempatan untuk meningkatkan keterampilan komunikasimu dan meningkatkan kualitas hubunganmu dengannya. Tidak selalu mudah untuk menemukan hikmah tersebut, tetapi jika kamu bisa, itu adalah cara terbaik untuk menghasilkan emosi positif.

Cara lain untuk menanamkan beberapa emosi positif ke dalam dirimu adalah dengan video lucu atau gambar inspirasional. Hal-hal kecil dan positif ini dapat membantu menurunkan emosi negatif yang paling kuat sekalipun. Jadi, jika kamu benar-benar merasa sedih, lakukan sesuatu yang menghasilkan sedikit kebahagiaan, sehingga kamu dapat kembali menjadi dirimu seperti sediakala.

4. Belajar untuk menerima

Belajarlah untuk menerima hal-hal yang tidak dapat kamu ubah untuk mulai mengendalikan emosimu. Tidak peduli seberapa marah kita, emosi kita tidak dapat mengubah hal-hal yang tidak dapat diubah. Jadi tanyakan pada dirimu: Bagian mana dari situasi ini yang tidak dapat diubah? Ingatkan dirimu untuk menerima hal-hal itu dan fokuskan upayamu pada hal-hal yang dapat kamu ubah menjadi lebih baik.

5.Jangan dulu Minum Kopi atau Minuman Berkafein Lainnya

Kandungan kafein dalam kopi dan beberapa produk minuman ringan lainnya memiliki efek menghasilkan sebuah energi yang terasa seperti perasaan cemas dan panik, yang meningkatkan detak jantungmu. Jadi, kika kamu sedang merasa stres tentang sesuatu, kafein dapat memperburuk emosi ini, sebagian karena kafein dapat mempengaruhi tidurmu secara negatif.

Ketika kita tidak tidur nyenyak, kita tidak dapat mengelola emosi kita juga, sehingga perasaan kita bisa lepas kendali lebih mudah. Jadi membatasi kafein adalah cara lain yang baik untuk mengendalikan emosi-emosi itu.

6. Berolahraga

Jika kamu masih merasa kesal dan sepertinya tidak bisa mengendalikan emosi negatif tersebut, cobalah berolahraga, karena ternyata olahraga adalah cara yang efektif untuk meningkatkan suasana hatimu. Lakukan beberapa sprint, angkat beban berat, atau lakukan aktivitas lain yang meningkatkan detak jantung, karena semakin tinggi intensitas latihan, semakin besar dampaknya pada suasana hati. Perubahan fisiologis yang terjadi di tubuh Anda menjadikan olahraga solusi hebat untuk mengelola emosi dengan baik.

----

Nah, jangan sedih ya, jika merasa dirimu masih sulit mengendalikan emosi. Masih ada waktu untuk berubah. Tetap semangat, ya! Dan ingat, bahwa orang kuat sejati adalah orang yang mampu mengendalikan emosi :)

[Penulis : Izzudin|Editor : Nadhira]

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Minggu,19/05/2019
Imsak04:25
Subuh04:35
Magrib17:47
Isya18:59
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20