Pencarian populer

7 Tips Jadi Penulis Andal

Satu hal yang sering membuat kita putus asa menggapai impian adalah perasaan tidak punya bakat. Bahkan meski punya minat, tapi seolah "berat" karena ketidakpercayaan diri tersebut. Ujung-ujungnya banyak yang berpaling dari bidang yang dia suka.

Salah satu pekerjaan atau profesi yang diyakini harus disertai bakat adalah menulis atau menjadi penulis. Benarkah demikian?

Menurut teori psikologi Potentia dan Aktualita, setiap manusia sejak lahir telah memiliki potensi yang sama. Hanya, secara aktualita (kenyataannya) bisa berbeda-beda. Ada yang nilai aktualitanya 10%, 20%, 30% hingga 100%. Tingkat maksimal aktualita setiap orang bisa berlainan.

Jadi, bisa dikatakan tiap individu telah memiliki potensi apa pun, termasuk kemampuan menulis. Namun potensi tersebut masih dalam keadaan pasif. Baru jika sering dilatih, ditambah dengan semangat yang tinggi maka ia akan berkembang menjadi bakat. Dari teori ini terbukti bahwa sebenarnya istilah tidak punya bakat adalah istilah yang keliru.

Nah, bagaimana caranya supaya memiliki minat untuk menulis yang tinggi? Beberapa langkah berikut ini bisa kamu ikuti.

1. Niatkan menulis untuk beribadah. Karena ibadah tidak harus dalam bentuk ibadah ritual, tapi juga sosial. Salah satunya, dengan menulis. Kamu bisa menginspirasi orang lain dan mengubah dirinya lewat tulisan-tulisanmu.

2. Melihat penulis lain yang sukses. Sumbu motivasi untuk menulis bisa kamu dapat dari mana saja. Di antaranya adalah membaca kisah-kisah penulis ternama. Tentang perjuangan mereka, jatuh bangun hingga menjadi penulis yang dikenal dengan karya-karyanya, dan sebagainya.

3. Menulis dengan atau tanpa mood. Yaps, karena yang harus mengendalikan dirimu adalah dirimu sendiri bukan mood-mu yang bisa saja mudah berubah. Dalam kondisi apa pun, tetaplah menulis. Lama kelamaan menulis akan menjadi kebiasaan.

4. Memiliki pandangan yang open minded. Bekal terpenting untuk memiliki minat dan bakat sebagai seorang penulis adalah harus punya pola pikir yang terbuka. Hidup di antara peradaban dunia yang sudah maju serta cepatnya arus informasi, membuatmu akan sering menemui hal-hal baru. Beradaptasilah dan dapatkan ide-ide menulis dari hal tersebut.

5. Bergabung dengan komunitas. Faktor lingkungan juga sangat penting untung menjaga minat menulismu. Karena di sana kamu akan bertemu dengan orang lain yang punya tujuan sama denganmu serta dengan sukarela memberimu motivasi.

6. Jangan cepat puas. Ada kalanya saat kamu sudah berhasil menelurkan beberapa tulisan, akan datang rasa puas dalam hati. Kamu boleh puas tapi jangan terlalu cepat. Teruslah berkarya hingga kuantitas dan kualitasmu berada di atas rata-rata.

7. Jadikan menulis sebagai hidupmu. Apa jadinya manusia bila tidak bernafas? Maka ia akan mati. Buatlah dirimu seperti itu apabila tidak menulis. Sehingga kamu akan terus menulis, menulis, dan menulis.

Yuk, mulai menulis!

[Penulis : Izzudin|Editor : Nadhira]

Konten ini bermitra dengan Eduplex Indonesia, co-working space.

Untuk info co-working, virtual office, dan sewa space kantor dengan suasana cozy di pusat kota Bandung, hubungi Mia (085721285233) atau email ke info@eduplex.id.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53