kumparan
KONTEN PUBLISHER
13 Februari 2020 16:57

Gagal Nikah? Itu Cara Tuhan Membuatmu Lebih Mencintai Diri Sendiri Dulu.

wedding-dresses-1486005_1920.jpg
Ilustrasi: pixabay.com
Manusia hanya bisa berencana dan berusaha, tapi Tuhan lah yang menakdirkan.
ADVERTISEMENT
Tentu kita semua tahu yang yakin dengan kalimat tersebut, namun terkadang saat sedang menghadapai situasi atau keadaan yang tidak sesuai dengan harapan dan rencana kita, seakan awan gelap putus asa dan rasa ingin mengutuk takdir dari-Nya selalu bernaung atas kita.
Pernahkah kamu merasakan hal tersebut? Kalau belum, tanyakan bagaimana rasanya salah satunya kepada orang yang gagal nikah.
Persiapan sudah matang, undangan telah disebar, tempat resepsi pun sudah disewa, namun menjelang hari bahagia, bagaikan petir menyambar di siang bolong, tetiba dia yang begitu dicintai dan didambakan, menyatakan keraguan dan memutuskan untuk tidak melanjutkan.
Apa yang akan dilakukan? Tentu boleh menangis, but life must go on.
Memang tidak mudah bangkit dari hal seperti itu, tapi akan jauh lebih menyulitkan dirimu sendiri kedepannya apabila terus menerus tenggelam dalam kesedihan.
ADVERTISEMENT
Perlahan cobalah untuk melihat dan mengambil sisi positif dari apa yang telah terjadi. Gagal menikah bukan berarti gagal dalam kehidupan. Masih banyak impian besarmu lainnya yang harus diperjuangkan.
Percayalah, kamu berhak menciptakan bahagiamu sendiri. lihat kedalam dirimu, Tuhan telah memberimu potensi yang besar, dan Ia tidak mau potensimu tersebut tersia-siakan karena bersanding dengan orang yang salah.
Berhenti sejenak dari urusan percintaan dan fokus terhadap pengembangan diri, mungkin bisa menjadi pengalih duniamu sementara untuk menyembuhkan luka lama. Bergabunglah dengan orang-orang yang menghargai dan bisa melihat potensi besar yang ada pada dirimu.
Cari dan lakukanlah aktivitas baru yang menyenangkan dirimu dan mudah kamu lakukan. Bahkan bukan tak mungkin setelah kamu dulu terpuruk dan memutuskan untuk lebih mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain, dengan cara fokus mengembangkan dirimu, kamu akhirnya menyadari ada bakat dan potensi yang masih terpendam dalam dirimu yang ternyata belum ter-eksplor, dan kelak menjadi awal kesuksesan besarmu di masa depan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan