Konten Media Partner

Reaksi Banjir Jakarta Hingga Ide Solusi Nyata dari Masyarakat

Temaliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto: Winda Wahyu Fariansih/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Winda Wahyu Fariansih/ANTARA FOTO

Banjir terjadi di sebagian wilayah Jakarta pada Selasa(25/02), setelah hujan deras yang melanda di hari sebelumnya, Senin (24/02) malam hingga dini hari. Dikutip dari Kumparan, tinggi banjir bermacam-macam dari 30 cm hingga 1 meter. Imbas dari banjir, berbagai fasilitas dan saran terendam sehingga menghambat aktivitas warga hingga beberapa sekolah pun diliburkan.

Banjir Jakarta memang bukan menjadi hal yang aneh lagi. Berbagai komentar disampaikan masyarakat melalui media sosial ada yang menanggapinya dengan santai dan ada juga yang melontarkan kritikan untuk pemerintah DKI Jakarta tentang penanganan banjir. Hal yang menjadi unik adalah munculnya masyarakat 'santuy' yang menyambut banjir dengan suka cita.

Mereka menikmati banjir dengan suka hati, menggunakan berbagai peralatan yang sudah disediakan jauh-jauh hari seperti ban pelampung untuk renag ataupun perahu karet. Ada juga yang sengaja membuat video ramai-ramai mengunggahnya ke aplikasi TikTok ataupun media sosial.

X post embed
X post embed

Selain masyarakat 'santuy', ada juga netizen yang mencoba memberikan solusi untuk ikut serta menanggulangi banjir di Jakarta. Salah satu unggahan yang menarik perhatian Temali adalah unggahan dalam Instagram pribadi pembisnis sekaligus influencer @aakarabyasa.

instagram embed

Dalam unggahan tersebut, Aakar mengajak masyarakat untuk ikut berdonasi membangun area resapaan atau hutan kota yang bisa mengurangi banjir di Jakarta. Ide Aakar ini terinspirasi dari pembangunan Central Park di New York yang dananya diperoleh dari masyarakat dengan sistem donasi.

Usulan ini ditanggapi positif oleh warga netizen termasuk beberapa public figure yang siap membantu melancarkan proses donasi untuk pembangunan tersebut. Ada penyanyi Indonesia Andien, vlogger Andra alodita hingga music director Christian Bong.

Selain dukungan tidak sedikit juga yang mempertanyakan ide ini, mengenai teknis ke depan serta hubungannya dengan pihak pemerintah.

"YUKKK! Dana udah siap nih buat bantu2 ๐Ÿ˜" tulis @alodita

"Terus pemasukan pajak DKI duitnya dialokasikan kemana sama Pemerintah DKI ? Kita bikin donasi. Terus anggaran pemerintah DKI dikemanain sama mereka?" tulis @prusse

"Pembangunan sih realistis pakai model urunan (donasi). Ini sekalian shock therapy juga buat govt. Tapi yg paling penting dipikirkan adalah maintenance. Soal pokok negri ini kan ada di maintanance. Perlu culture shifting," komentar @nukidipa

***