Bisnis
·
17 Oktober 2020 18:32

KELAS Teman kumparan: Bisnis Rumahan Selama Pandemi, dari Rumah untuk Rumah

Konten ini diproduksi oleh Teman kumparan
KELAS Teman kumparan: Bisnis Rumahan Selama Pandemi, dari Rumah untuk Rumah (24598)
Ilustrasi bisnis dari rumah. Foto: Pexels
Selama pandemi, bisnis rumahan banyak bermunculan. Selain untuk menambah pemasukan, bisnis ini juga dianggap dapat dilakukan di rumah selama pandemi.
ADVERTISEMENT
Menurut Glenn Marsalim, Owner @mgkym.shop, situasi pandemi membuat kita melihat dan mencari bisnis apa yang mungkin kita kerjakan dari rumah.
"Bukan lagi yang sesuai dengan 'passion', pendidikan, gelar, dll. Tapi yang sesuai dengan keadaan sehingga bisa memberikan penghasilan yang berkelanjutan," tulis Glenn di materi KELAS teman kumparan.
Bersama Teman kumparan di Grup WhatsApp Bistechoto (15/10), Glenn Marsalim membagikan pengalamannya memulai bisnis dari rumah. Pria yang memulai berbisnis tote bag bergambar mangkok ayam ini mulanya ditujukan untuk membantu sebuah sekolah anak jalanan.
Tak berhenti di situ, bisnis @mgkym.shop kemudian berkembang hingga sekarang. Salah satu tujuan Glenn berbisnis untuk mempersiapkan masa pensiun agar tetap aktif dan produktif.
Seperti apa resep sukses Glenn kepada teman kumparan? Yuk, simak rangkumannya di bawah ini!
KELAS Teman kumparan: Bisnis Rumahan Selama Pandemi, dari Rumah untuk Rumah (24599)
KELAS teman kumparan bersama Glenn Marsalim. Foto: kumparan
Tanya: Adakah strategi yang bisa dibagi oleh Mas Glenn ketika memulai bisnis dari rumah?
ADVERTISEMENT
Jawab: Coba mulailah dari yang mudah dilakukan, yang mampu untuk dilakukan sekarang. Coba liat sekitar, teman-teman, keluarga, potensi yang tersedia untuk kita bisa memulai bisnis dari rumah segera.
Tanya: Mas Glenn mau tanya, kalo mau terjun buat bisnis dan kebutuhan saya buat bantuin suami, mending bikin produk sendiri atau ikutan masarin produk orang, ya?
Jawab: Pilih yang mudah, pilih yang bisa kita lakukan sekarang, pilih yang segera. Intinya, ini bukan lagi soal mau bisnis apa tapi bisa bisnis apa. Pertimbangkan juga besar kecil modal yang harus kita kucurkan di awal.
Tanya: Jadi usaha saya sudah jalan setahun ini, tapi saya hanya ngikutin moment kalo jualan. Jadi pemasukannya musiman, ada sarankah Mas buat agar saya tuh pede jualannya nggak musiman?
ADVERTISEMENT
Jawab: Untuk barang musiman bisa dikembangkan menggunakan hobi dan gaya hidup terkini. Misal kue untuk gaya hidup sehat karena banyak yang mulai sepeda. Kue menggunakan bahan alami natural karena trend hidup sehat berkembang. Kue untuk anak-anak dll.
Tanya: Mas Glenn mau bertanya. Jadi saya ingin membuka usaha frozen food dirumah, namun saya takut sekali tidak laku dan berakibat frozen foodnya menjadi expired, bagimana jika saya gagal nantinya dan malah menjadi rugi?
Jawab: Hai Nabila, bisa sistem PO. Tapi dalam bisnis memang ada risiko. Kalau masih takut atau kurang yakin sebaiknya jangan bisnis. Karena modal utama bisnis adalah keyakinan. Semangat!
Tanya: Menurut mas apa saja yang harus dipersiapkan dan dipertimbangkan ketika memulai bisnis dari rumah? Ingin mulai usaha tapi bingung harus usaha apa dan mulai dari mana.
ADVERTISEMENT
Jawab: Mulailah dari yang mudah dilakukan, yang mampu untuk dilakukan sekarang. Coba liat sekitar, teman-teman, keluarga, potensi yang tersedia untuk kita bisa memulai bisnis dari rumah segera.
Tanya: Kakak sedang bikin snack/camilan dengan kemasan pouch, kapan saat yang tepat untuk mulai endorse/paid promote di sosmed?
Jawab: Kamu bisa mulai endorsement saat sudah ada ketertarikan dari celebgram sehingga terkesan natural ketika dipromosikan. Tidak perlu terburu-buru endorsement, tapi fokus ke meningkatkan kualitas produk yang akan jadi bahan perbincangan di media sosial yang terbaik.
Di akhir KELAS, Glenn berpesan kepada teman kumparan yang ingin berbisnis untuk jangan lupa untuk selalu menempatkan aspirasi, keinginan, harapan konsumen di atas segalanya.
(sif)
===================
ADVERTISEMENT
KELAS merupakan diskusi online yang diadakan di grup teman kumparan. Di KELAS, kamu bisa berdiskusi dengan para pakar di bidangnya secara gratis. Tertarik ikuti keseruannya? Yuk join Grup Telegram Teman kumparan di kum.pr/Temankumparan.
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white