• 1

Imbauan Polisi Agar Kasus Seperti Pembunuhan Pasutri Tak Terjadi Lagi

Imbauan Polisi Agar Kasus Seperti Pembunuhan Pasutri Tak Terjadi Lagi


Kombes Nico Afinta

Kombes Nico Afinta (Foto: Diah Harni/kumparan)
Polda Metro Jaya bersama dengan Polda Jawa Tengah berhasil meringkus tiga orang pelaku pembunuhan Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Husni (53), pasangan suami istri asal Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Ketiga pelaku yakni AZ, SU, dan EK ditangkap di Grobogan, Jawa Tengah. Namun, AZ tewas ditembak karena mencoba melarikan diri.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, semestinya masyarakat belajar dari kasus yang menimpa sepasang suami istri pengusaha garmen itu. Menurut dia, apapun masalah yang menimpa karyawan, harus bisa dikomunikasikan baik-baik dengan atasannya.
"Bangsa kita adalah bangsa yang musyawarah mufakat, jadi tidak ada hasilnya jika main hakim sendiri. Akhirnya yang satu jadi korban dan yang satu dipenjara," jelas Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (13/9).

Dua orang tersangka pembunuhan Pasutri. EK dan SU

Dua orang tersangka pembunuhan Pasutri. EK dan SU (Foto: Diah Harni/kumparan)
Dia mengatakan, akibat kasus pembunuhan itu, keluarga korban menjadi sedih dan berduka. Sementara pelaku mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukannya.
"Dia sampaikan ke penyidik bilang 'Iya, Pak saya khilaf, karena saya tidak menyukai ucapan dari majikan'," ucapnya.
Sebelumnya, diketahui, salah satu pelaku, AZ, merupakan sopir yang sudah lebih dari 20 tahun bekerja dengan korban. "Mereka melakukan hal ini karena sakit hati. Selama hampir 20 tahun bekerja, kemudian mendapat perlakuan kurang baik," kata Nico di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/9).
Sedangkan dua orang pelaku lainnya merupakan karyawan korban dan teman karyawan korban.


NewsPembunuhanPolda Metro JayaKriminalPengusaha Garmen Tewas

500

Baca Lainnya