Pencarian populer

PPATK: Uang First Travel Mengalir ke Acara Fashion Show di New York

New York Couture Fashion Week 2015 (Foto: Dok. Anniesa Hasibuan)
Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) telah menelusuri aliran dana jasa penyedia tur dan umrah First Travel. Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, sebagian dana umrah First Travel tercatat mengalir ke acara fashion show di New York, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
"Iya ada, satu ke New York gitu ya. Ya yang ada hubungannya dengan fashionnya," ujar Kiagus usai konferensi pers tentang Tindak Pidana Pencucian Uang di Kantor PPATK, Selasa (29/8).
Direktur First Travel Anniesa Hasibuan, sempat mengukuhkan namanya di beberapa pagelaran fashion show internasional. Anniesa berkesempatan memamerkan hasil karya busana muslim di Malaysia, Britania Raya, hingga New York.
Berdasarkan situs resmi milik Anniesa, dia memang tercatat pernah dua kali mengikuti ajang fashion show di New York, yaitu pada 2015 hingga awal 2017.
Anniesa mulai merambah pasar mode New York dengan mengikuti New York Couture Fashion Week pada September 2015. Setelah sukses di tahun sebelumnya, ia kembali mengikuti pagelaran yang sama pada Februari 2016. Di awal 2017, Anniesa kembali mengikuti New York Fashion Week Spring/Summer 2017.
ADVERTISEMENT
Kiagus menuturkan, selain mengalir ke acara fashion show, dana tersebut juga tercatat mengalir ke pribadi. "Untuk berangkatkan jemaah ada, yang untuk operasional perkantoran ada, tapi untuk pribadi juga ada," kata dia.
Cincin yang digunakan Anniesa Hasibuan (Foto: Instagram/@anniesahasibuan)
Namun Kiagus belum bisa merinci lebih lanjut berapa total uang First Travel yang mengalir ke rekening pribadi Andika, Anniesa atau Kiki.
Kiagus hanya menjelaskan pihaknya telah menutup 50 rekening yang masih menampung sisa dana First Travel. Dari keseluruhan rekening tersebut, First Travel masih memiliki sisa uang mencapai Rp 7 miliar.
"Ya sisa dana, sisa dananya ada dari rekening-rekeningnya. Kita sudah menutup 50 rekening yang di dalamya terdapat dana Rp 7 miliar," ujar Kiagus
Infografis barang mewah Anniesa Hasibuan (Foto: Ridho Robby/kumparan)
Kiagus juga enggan memberikan identitas pemilik rekening tersebut. Dia mengatakan, dari berbagai transaksi First Travel, ditemukan transaksi dari dalam dan luar negeri.
ADVERTISEMENT
"Rekening itu enggak boleh kami sebutkan. Kita kalau transaksi keluar negeri ada. Tapi itu nanti ditelusuri apakah sisa dananya masih ada. Kalau dia beli aset-asetnya masih ada itu nanti tindak selanjutnya yang akan ditempuh oleh penyidik," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, penyidik menemukan aset bos First Travel, Andika Surrachman dan Anniesa Hasibuan di Inggris. Mereka diduga memiliki sebuah restoran di sana.
Anniesa Hasibuan menggenggam cangkir First Travel. (Foto: Instagram/@anniesahasibuan)
Menurut Kiagus, pihaknya menemukan aliran dana First Travel yang masuk ke restoran tersebut. "Iya aset itu kalau transaksi kan ada. Artinya, yang tercatat dalam transaksi ada dana untuk membeli aset itu," kata dia.
Saat ini, kata Kiagus, PPATK sedang menunggu hasil penyidikan Polri tentang apa saja bentuk aset First Travel. "Kalau soal berapa dalam bentuk asetnya nanti kita tunggu hasil dari Polri. Kami kan hanya transaksi, apakah transaksi itu sampai sekarang masih ada atau tidak," ujarnya.
ADVERTISEMENT
PPATK juga sudah menyerahkan dokumen penelusuran aliran dana First Travel ke Bareskrim. "First travel sudah kita serahkan ke Bareskrim ke Direktur Tindak Pidana Umum," kata Kiagus.
Dari penggeledahan di kediaman Anniesa dan Andika sebelumnya, penyidik menyita 31 buku tabungan yang telah ditelusuri oleh PPATK. Dari penggeledahan di sejumlah lokasi, penyidik juga menyita 14.000 paspor jemaah, ponsel, senjata api, hingga pedang.
Infografis Nilai Korupsi Anniesa Hasibuan (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80