Food & Travel
·
13 Januari 2021 10:03

Demi Keamanan dan Keselamatan di Jalur Pendakian, TNGMB Siapkan Alat Bantu Ini

Konten ini diproduksi oleh Ignatius Nanda Purnama
Demi Keamanan dan Keselamatan di Jalur Pendakian, TNGMB Siapkan Alat Bantu Ini (242505)
Pal HM, alat bantu untuk para pendaki, Source : instagram TN Gunung Merbabu
Awal tahun biasanya selalu diiringi dengan cuaca hujan yang ekstrem, intensistas hujan yang lebat, dan juga angin kencang. Tetapi itu semua tidak mematahkan semangat dari teman - teman gabungan dari Tim Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMB), KPA Rajawali, MPA, MMP, Volunteer Merbabu, dan Masyarakat sekitar untuk melakukan kegiatan pemasangan Pal HM di 5 jalur resmi pendakian Taman Nasional Gunung Merbabu yaitu, Jalur Selo, Jalur Suwanting, Jalur Wekas, Jalur Cunthel, dan terakhir Jalur Thekelan.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Pal HM ini memang sudah ada di jalur pendakian Gunung Merbabu, tetapi kondisi Pal HM yang ada saat ini sudah banyak yang rusak dan hilang. Maka dari itu Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMB) beserta tim gabungan lain melakukan kegiatan regenerasi Pal HM lama diganti dengan Pal HM yang baru yang lebih bagus dan mudah terbaca di malam hari. Dengan tinggi Pal HM yang mencapi kurang lebih 170cm, pal dapat memantulkan cahaya di malam hari jika terkena sorot lamput senter para pendaki, sehingga akan mudah terlihat dari kejauhan.
Demi Keamanan dan Keselamatan di Jalur Pendakian, TNGMB Siapkan Alat Bantu Ini (242506)
Proses pemasangan Pal HM di jalur pendakian Gunung Merbabu, Souce : Instagram TN Gunung Merbabu
Fungsi Pal HM ini sangat penting sebagai penanda trek jalur pendakian bagi para pendaki pemula maupun pendaki lain yang belum pernah sama sekali mendaki Gunung Merbabu. Selain itu juga, Pal HM bisa dijadikan sebagai titik penanda ketinggian pada jalur tersebut. Pal HM dipasang serentak di semua jalur pendakian sebanyak 250 buah Pal HM, dengan harapan bisa berguna dan bermanfaat bagi para pendaki dan juga pengelola TNGMB berharap kepada para pendaki maupun masyarakat yang beraktivitas di dalam kawasan hutan Taman Nasional Gunung Merbabu agar turut serta menjaga dan merawat Pal HM tersebut agat awet bertahan lama, tidak dirusak atau menjadi tempat vandalisme.
ADVERTISEMENT
Untuk saat Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMB) masih menutup pendakian dan wisata alam sekitar kawasan Gunung Merbabu terhitung sejak tanggal 15 Maret 2020, dikarekanan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19.