kumplus fiksi metaliquerasi 3
18 Juli 2021 10:17
·
waktu baca 10 menit

Premi (3)

Entah kota Betislava yang terlalu kecil, entah Marinka Gavorniak yang terlalu gemilang.
Sejak kecil Zermatt mengidolakan Marinka—ibunya sendiri. Bukan karena perempuan itu mampu meraih kepakaran ilmu gizi sambil menjadi orangtua tunggal, melainkan karena Zermatt hampir tidak pernah bertemu orang dewasa lain.
Ketika Zermatt mulai bersekolah, ibunya masih sering mengantar-jemput. Tahun ajaran demi tahun ajaran, ibunya semakin jarang terlihat. Mulanya, perempuan itu hanya sibuk berkutat di instalasi gizi tiga rumah sakit terbesar di Betislava. Lama-lama, dia mulai diajak bergabung dengan proyek-proyek yang lebih besar. Sejak umur sepuluh, Zermatt sudah sering ditinggal Marinka melanglang ke luar negeri: muktamar pakar, panggilan konsultasi, hingga pameran-pameran kuliner. Muktamar dan panggilan konsultasi melarangnya membawa anak, tetapi pameran tidak begitu. Sesekali Zermatt diajak serta. Setiap kali diajak, Zermatt kecil terpana. Bukan pada ilmu gizi yang diperbincangkan ibunya dengan begitu fasih, melainkan pada makanan yang tersaji pada poster dan umbul-umbul. Bukan pada kandungan dan manfaat di balik hidangan yang terhampar di meja pameran, melainkan pada bagaimana cara komponen-komponen makanan itu ditata agar sedap dipandang. Zermatt bukan tipe anak yang bertangan panas, merusak apa-apa yang dipegang dan menghancurkan tatanan. Dia pandai mengamati, menghafal, dan meniru. Persis sama dengan sifat-sifat khas seniman besar.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Ini adalah dunia penuh buku, tetapi bukan surga bagi para pembaca. Sebaliknya. Metaliquerasi, yang pernah jadi perpustakaan nasional, dialihfungsikan jadi pusat penggerusan buku. Jus buku adalah satu-satunya makanan.