kumparan
22 Jul 2018 21:02 WIB

Ada Harley Dikayuh Pedal di Indonesia Heritage Motorcycles

Ribuan motor lawas dari berbagai penjuru Tanah Air hadir mewarnai perhelatan Indonesia Heritage Motorcycles 2018 yang dipusatkan di Komplek Candi Prambanan, Sabtu (21/7/2018). Mereka berasal dari seluruh penjuru Indonesia seperti Bali, Lombok, Kalimantan, Jakarta, Semarang, Solo dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Dalam perhelatan yang digelar komunitas Vintage Harley Davidson Enthusiast of Indonesia itu, setidaknya adad 250 motor klasik terutama dari brand Harley Davidson keluaran tahun 1903- 1984. Ada beberapa Harley klasik nan unik yang mencuri perhatian. Misalnya motor tertua yang hadir di event itu yakni Harley seri 5 atau generasi kelima yang diproduksi Harley Davidson pada tahun 1908.
Sepintas seri 5 ini mirip sebuah sepeda karena ada pedal di dua sisinya untuk mengayuh guna menghidupkan mesinnya. Sistem penggerak motor Seri 5 yang menjadi cikal bakal Harley seri big twin atau cc besar ini belum menggunakan transmisi melainkan lewat sebuah belt atau sejenis sabuk, seperti atau semi matic.
"Di Indonesia setahu kami hanya ada satu ini untuk Seri 5 keluaran 1908,” ujar Ketua Panitia Indonesia Heritage Motorcycles 2018 Fahad Ilhamsyah.
ADVERTISEMENT
Selain seri 5, ada juga Harley 50 cc atau dikenal MF-50. Jenisnya mirip motor pedal atau mopet, mesin lebih simple, mirip konstruksi sepeda motor keluaran Jerman atau Eropa di masa silam. Adapun Harley 50 cc ini cukup langka karena saat diproduksi tahun 1965-1968 an silam tak terlalu laku di pasar dan dihentikan produksinya.
Yang ketiga, ada juga Harley Davidson seri JD 1923 yang diproduksi saat masa perang dunia pertama. Harley ini bernampilan garang dan terawang dengan side car di sisinya. (atx)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan