kumparan
31 Jan 2019 16:05 WIB

Aktivitas Merapi Meningkat, 12 Pos Disiagakan

Kepala BPBD SlemanJoko Supriyanto menyatakan pihaknya saat ini telah mendirikan Pos Pantau Siaga Warga di 12 titik lokasi menyusul aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat belakangan terakhir.
ADVERTISEMENT
Seperti diketahui, dari laporan terakhir BPPTKG menyatakan bahwa Merapi mengeluarkan guguran lava pada 29 Januari lalu.
"Pos Pantau Siaga Warga ini terkait peningkatan aktivitas Merapi, dan kami melakukan berbagai persiapan sebagai langkah kesiapsiagaan," ujar Joko, Kamis (31/1/2019).
Selain itu pihak BPBD pun juga menyiapkan ribuan masker mengantisipasi dampak tak terduga perkembangan aktivitas Merapi. "Kami juga sudah menyediakan 600 ribu masker sebagai antisipasi jika terjadi hujan abu," ujar Joko. Selain dua hal tersebut, BPBD Sleman juga menyiagakan 12 barak pengungsi, memasang 164 rambu evakuasi, serta memastikan 20 Early Warning System (EWS) dalam kondisi aktif. Status Merapi pun saat ini masih dalam tingkat Waspada. Bupati Sleman Sri Purnomo mengimbau warga tetap tenang. "Luncuran guguran lava pun jaraknya relatif pendek, sehingga warga di lereng Merapi tidak perlu khawatir," ujar Sri Purnomo. Sri Purnomo juga memastikan bahwa logistik siap dan tersedia. Logistik tersebut tidak hanya untuk mengantisipasi erupsi Merapi, tetapi juga bencana lain yang berpotensi terjadi di Sleman. "Potensi bencana apa pun tentu kami akan antisipasi. Tentu saja kami berharap jangan sampai ada korban jiwa," kata Sri Purnomo. (atx/fra)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan