News
·
17 November 2020 17:32

Angkasa Pura Akan Tutup 2 Bandara di Yogyakarta Jika Gunung Merapi Erupsi

Konten ini diproduksi oleh Tugu Jogja
Angkasa Pura Akan Tutup 2 Bandara di Yogyakarta Jika Gunung Merapi Erupsi (104297)
Gunung Merapi. Foto: Ranto Kresek
PT Angkasa Pura I kemungkinan akan menutup 2 Bandara mereka yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulonprogo dan Bandara International Adisutipto di Sleman menyusul meningkatnya status Gunung Merapi.
ADVERTISEMENT
General Manager PT AP I Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, PT Angkasa Pura (AP) I terus memantau kondisi Gunung Merapi, pascakenaikan status dari waspada ke siaga. Jika terjadi erupsi dan debu vulkanis sampai di bandara akan dilakukan penutupan sementara.
Angkasa Pura Akan Tutup 2 Bandara di Yogyakarta Jika Gunung Merapi Erupsi (104298)
Info selengkapnya klik di sini.
Karena berdasarkan pengamatan dari Balai Pengamatan Dan Pengembangan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), ada potensi erupsi mengarah ke barat dan selatan. Ini bisa berdampak di Bandara YIA yang ada di arah barat dan Adisutjipto yang ada di selatan yang bisa mengganggu penerbangan.
“Kami terus monitoring kondisi Gunung Merapi, untuk penanganan di bandara,” kata Selasa (17/11/2020).
Pandu mengatakan, monitoring ini dilakukan PT AP I bersama dengan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) dan dengan AirNav. Jika sampai erupsi dan terjadi penyebaran debu vulkanik, maka Bandara Adisutjipto dan Bandara YIA akan ditutup.
ADVERTISEMENT
Namun ia menandaskan kendati sampai sekarang masih aman, tetapi kami tetap melakukan kesiapsiagaan. Dan jika terjadi hal buruk maka pihaknya akan segera mengambil keputusan jika membahayakan penerbangan maka akan menutup bandara.
"Kapan kita close bandaranya dan tindakan lain-lain sudah kita monitoring terus,” kata Pandu yang juga menjabat pelaksana tugas sementara (PTS) GM Bandara YIA ini.
“Makanya kami monitoring terus, prinsip kami siap dan siaga kalau sampai kondisi terburuk,” katanya.