News17 September 2020 18:05

Ini Kondisi Umum Wisata di Yogyakarta yang Terdampak Pandemi COVID-19

Konten Redaksi Tugu Jogja
Ini Kondisi Umum Wisata di Yogyakarta yang Terdampak Pandemi COVID-19 (208601)
Tugu Jogja. Foto: Tugu Jogja
Kasus COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengakibatkan jumlah kunjungan ke destinasi wisata di Yogyakarta mengalami penurunan secara signifikan.
ADVERTISEMENT
“Secara umum kunjungan ke beberapa destinasi di wilayahnya yang telah melakukan uji coba operasional terbatas mengalami penurunan saat terjadi peningkatan angka terkonfirmasi positif corona baik secara nasional maupun regional DIY,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih Kamis (17/9/2020).
Ia mencatat pada periode 12 dan 13 September 2020 kunjungan mengalami penurunan sebesar 19,58 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada periode 5 dan 6 September 2020.
Data kunjungan di Sleman pada periode 24 sampai 30 Agustus 2020 ada sebanyak 15.687 wisatawan. Kemudian pada 31 Agustus sampai 6 September mengalami peningkatan menjadi 17.464 wisatawan.
Sementara itu, kunjungan pada akhir pekan yakni pada Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8) sebanyak 10.376 wisatawan. Pada Sabtu (5/9) dan Minggu (6/9) meningkat menjadi 12.378 wisatawan. Kemudian pada Sabtu (12/9) dan Minggu (13/9) menurun menjadi 9.955 wisatawan.
ADVERTISEMENT
“Dari data itu, dapat disimpulkan penambahan kasus Covid-19 di DIY membawa dampak penurunan kunjungan ke beberapa destinasi wisata yang sedang melaksanakan uji coba terbatas,” ucapnya.
Kasus COVID-19 di DIY merebak beberapa waktu belakangan. Seperti munculnya kasus terkonfirmasi positif pedagang di Malioboro yang akhirnya meninggal dan virusnya pun menyebar ke keluarga dan rekan pedagang lainnya. Kemudian kasus warung Soto Lamongan di Kota Yogyakarta. Kasus yang telah menjadi klaster ini setidaknya ada satu orang meninggal dan puluhan terkonfirmasi positif.
Adapula klaster Pasar Cebongan Sleman, yang hingga kini belum diketahui awal penularannya. Jumlah kasus yang terkonfirmasi positif ada 19 orang dan masih menunggu lebih dari 40 hasil swab dari tracing yang dilakukan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, data kunjungan pada periode Jumat (4/9) sampai Minggu (6/9) September sebanyak 38.130 wisatawan. Kemudian mengalami penurunan pada Jumat (11/9) sampai Minggu (13/9) menjadi 27.100 wisatawan.
ADVERTISEMENT
Hary berkata, terkait terjadinya penurunan itu belum bisa disimpulkan akibat merebaknya kasus Corona di DIY. “Saya tidak bisa menyimpulkan. Banyak parameter untuk menyimpulkannya,” ucapnya. (atx)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white