kumparan
7 Mei 2019 19:19 WIB

Kampung Ramadhan Jogokariyan Resmi Dibuka

Peresmian Kampung Ramadhan Jogokariyan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri, dan Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Selasa (7/5/2019). Foto: Istimewa.
Kampung Ramadhan Jogokariyan tak pernah absen untuk digelar setiap bulan Ramadhan. Di tahun 2019 ini, Kampung Ramadhan Jogokariyan kembali digelar untuk warga sekitar dan masyarakat Yogyakarta. Tak hanya sekedar berjualan di sepanjang Jalan Jogokariyan, Kampung Ramadhan Jogokariyan juga menggelar sejumlah agenda yang menghadirkan tokoh nasional dan tokoh masyarakat.
ADVERTISEMENT
“Sebanyak 250 pedagang akan ikut berpartisipasi dalam Kampung Ramadhan Jogokariyan ini. Dari jauh-jauh hari, tempat ini sudah penuh terisi,” kata Gustami, Seksi Acara Kampung Ramadhan Jogokariyan, dalam peresmian pembukaan Kampung Ramadhan Jogokariyan, Selasa (7/5/2019).
Penyelenggaraan Kampung Ramadhan Jogokariyan ini menjadi tahun ke-15 dalam pelaksanaannya. Ketenaran Masjid Jogokariyan di Yogyakarta tak dapat ditampik lagi. Sejumlah kegiatan yang digelar oleh Masjid Jogokariyan tak pernah sepi peminat, salah satunya Kampung Ramadhan Jogokariyan ini.
“Harapannya ketenaran Jogokariyan ini bisa mendunia dan turut berkontribusi dalam pembangunan bangsa, baik dalam perekonomian masyarakat maupun nilai-nilai kepeloporan untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Danrem 072/Pmk, Brigjen TNI Muhamad Zamroni.
Kampung Ramadhan ini dibuka sejak hari pertama puasa hingga malam takbiran nanti. Tak hanya bagi warga Jogokariyan saja, Kampung Ramadhan Jogokariyan terbuka untuk masyarakat Yogyakarta maupun untuk para wisatawan. Pihaknya berharap, Kampung Ramadhan Jogokariyan bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar.
ADVERTISEMENT
“Walaupun siang hari tidak dapat berjualan makanan, mereka (warga) tetap bisa berjualan makanan jelang buka puasa. Sehingga, tetap ada pemasukan di bulan Ramadhan
Selain itu, pihaknya berusaha mewujudkan suasana Ramadhan agar tidak hanya dirasakan di dalam masjid, tetapi juga dirasakan di lingkungan sekitar masjid khususnya di Kampung Jogokariyan. (asa/adn)
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan