kumparan
7 Des 2018 7:56 WIB

Kenali Kondisi Kulit Untuk Hasil Perawatan Yang Maksimal

Merawat kulit wajah menjadi salah satu hal yang penting. Perawatan dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kulit agar tetap bersih, sehat, dan terpancar pesonanya. Hal penting yang juga perlu dilakukan adalah mengenali dan memahami jenis kulit.
ADVERTISEMENT
Mengenal jenis kulit menjadi langkah pertama untuk merawat kulit, sehingga tidak salah dalam memilih produk perawatan yang sesuai. Tidak hanya itu, jenis perawatan juga akan lebih maksimal ketika paham jenis kulit yang dimiliki. Jenis kulit terbagi jadi 4, yaitu:
Kulit Normal
Ciri-ciri kulit normal adalah cerah, kenyal, dan halus. Biasanya, kulit yang normal tidak tampak pori-porinya. Kulit yang normal memiliki minyak yang sedikit di daerah dahi, hidung, dan dagu.
Kulit Berminyak
Ciri-ciri kulit berminyak adalah pori-pori yang lebar dan permukaan kulit kasar. Orang dengan kulit berminyak biasanya terlihat mengkilap akibat tingginya aktivitas kelenjar minyak pada kulit. Selain itu, terdapat bintik komedo dan jerawat pada kulit wajah.
​Kulit Kering
Ciri-ciri kulit kering adalah pori-pori terlihat halus. Berbeda dengan kulit berminyak yang aktivitas kelenjar minyaknya tinggi, kulit kering justru kekurangan minyak dan kelembaban. Kulit kering cenderung terlihat kusam dan kasar. Pada daerah mata dan hidung terdapat kerutan.
ADVERTISEMENT
Kulit kombinasi
Kulit kombinasi merupakan perpaduan antara kulit berminyak dan kulit kering. Bagian kulit yang berminyak ada di daerah T, sedang daerah lain relatif kering.
Tak hanya melihat dari jenis kulit saja, sifat-sifat kulit juga bergantung pada usia seseorang. Hal ini juga mempengaruhi bagaimana kondisi kulit seseorang.
Kulit bayi dan anak
Kulit bayi dan anak berbeda dengan kulit dewasa. Struktur kulit yang sempurna membuat kulit bayi terlihat lebih halus. Kelenjar minyak dan kelenjar keringat kulit bayi belum berfungsi dengan sempurna. Akan tetapi, kulit bayi dan anak ini berwarna merah akibat melanisasi dan keratinisasi yang belum baik.
Kulit remaja
Karena aktivitasnya yang tinggi, kulit remaja cenderung berminyak dan berkeringat. Hal ini membuat kulit remaja cenderung mudah kotor. Tak hanya karena aktivitas saja tetapi juga karena hormon, konsumsi makanan, dan perkembangan jiwa yang pesat.
ADVERTISEMENT
Kulit Dewasa
Memasuki usia dewasa, tidak jarang seseorang akan bereksperimen dengan produk make up dan perawatan wajah. Jika dilakukan dengan tidak tepat, ini akan menyebabkan kulit menjadi berjerawat dan berminyak. Tak hanya itu, faktor hormonal, stress, dan pola makan juga mempengaruhi kondisi kulit seseorang.
Kulit Usia Lanjut
Kulit usia lanjut cenderung lebih kering. Hal ini dikarenakan perubahan anatomi dan fisiologi pada kulit.
Setelah memahami jenis dan kondisi kulit, maka perawatan wajah bisa dilakukan sesuai dengan kondisi kulit yang dimiliki. Jika masih ragu-ragu, tidak ada salahnya jika bertanya pada tenaga yang ahli di bidangnya, salah satunya di Naavagreen. Pastikan memilih produk yang mengandung bahan-bahan alami dan perawatan dilakukan oleh tenaga yang berkompeten untuk hasil yang maksimal. (asa/adn/adv)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan